Polres Bireuen Amankan Penambang dan 8 Ton Kayu Ilegal

kayu ilegal di Bireuen

BIREUEN, ACEHPORTAL.COM - Sat Reskrim Polres Bireuen kembali mengamankan penambang ilegal di kawasan Dusun Cot Girek, Gampong Matang Sagoe, Kecamatan Peusangan, Bireuen.

Kali ini, petugas mengamankan dua pelaku yakni pemilik usaha yang berinisial IE (46) dan operator beko berinisial MZ (19). Keduanya merupakan warga Kecamatan Peusangan.

"Keduanya kira amankan di lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat tentang adanya kegiatan penambangan ilegal," ujar Kasat Reskrim Polres Bireuen, Iptu Eko Rendi Oktama.

Di lokasi penambangan itu, polisi mengamankan satu unit beko merek Hitachi dan selembar kertas catatan mobil keluar yang diduga membawa hasil tambang ilegal tersebut.

Sat Reskrim Polres Bireuen mengamankan penambang ilegal di kawasan Dusun Cot Girek

"Beko itu kita amankan saat tengah bekerja mengambil tanah di perbukitan. Saat kita temui IE, ia mengaku bahwa penambangan itu tidak ada izin dari pemerintah," kata Kasat.

Keduanya saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Bireuen. "Mereka terancam Pasal 158 UU RI Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba)," tambahnya.

*Delapan Ton Kayu Ilegal

Sementara itu di lokasi terpisah tepatnya di Gampong Teupon Siron, Kecamatan Gandapura, Bireuen, polisi juga mengamankan sebuah truk bermuatan kayu ilegal.

Penangkapan ini dipimpin langsung KBO Sat Reskrim Polres Bireuen, Ipda Syafaruddin atas informasi masyarakat yang menyebutkan adanya sebuah truk yang diduga mengangkut kayu ilegal.

"Kita amankan dua orang yakni RS (49), warga Kecamatan Kuta Blang, Bireuen dan sopir berinisial MS (38), warga Kecamatan Sawang, Aceh Utara," kata Iptu Eko Rendi Oktama.

Truk bermuatan 8 ton kayu jenis rimba campuran itu diberhentikan petugas saat melintas di Jalan nasional. Saat diperiksa, keduanya mengaku bahwa kayu yang diangkut tidak memiliki surat izin resmi.

"Kedua pelaku dan barang bukti diamankan ke Mapolres Bireuen dan kini masih diproses. Mereka diancam Pasal 83 UU RI Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Pengrusakan Hutan," tambahnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...