Kadishub Kota Banda Aceh Bogem Keuchik Gampong Lampulo

Ilustrasi dibogem. Foto:Net

Banda Aceh, Acehportal.com - Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Banda Aceh, Muzakir Tulot diduga menganiaya keuchik gampong tempat tinggalnya di Gampong Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh yang bernama Samsul Mukhtar, Senin (14/172019) malam.

Menurut informasi yang dihimpun dari salah seorang warga, peristiwa itu terjadi seusai salat Isya di Mushalla Al-Falah, Dusun Malahayati, gampong setempat. Saat itu, Muzakir Tulot mendatangi Samsul yang kemudian tiba-tiba langsung memukulnya di bagian wajah.

"Kejadiannya begitu cepat, tiba-tiba Pak Keuchik dipukul, sekarang Pak Keuchik masih di Polsek Kuta Alam buat laporan," ujar warga yang tak ingin namanya disebutkan ini, Selasa (15/1/2019) dinihari.

Pemukulan itu pun banyak disaksikan warga setempat yang merupakan jemaah mushalla. Kasus itu kemudian dilaporkan keuchik yang didampingi perangkat gampong dan sejumlah warga lainnya yang memang menyaksikan langsung kejadian itu.

Saat itu, Muzakir Tulot diduga memukul Keuchik Samsul sebanyak satu kali di bagian wajah. Ia pun sempat akan memukul keuchik untuk ke sekian kalinya, namun tak terjangkau karena langsung dipisahkan oleh warga di mushalla itu.

Diduga, selama ini antara keduanya memang tidak berhubungan baik. Bahkan menurut informasi lain yang diperoleh, pemukulan ini sendiri terjadi karena masalah surat yang diajukan Muzakir Tulot kepada keuchik gampong yang tak selesai.

Sementara, Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kapolsek Kuta Alam, Iptu Miftahuda Dhiza Fezuono yang dikonfirmasi dinihari pun membenarkan perihal itu. Pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus ini.

"Benar, tadi kita sudah terima laporan yang dibuat korban dan sudah kita minta keterangan awal. Saat ini korban sudah pulang dan besok akan kita lanjutkan pemeriksaan terhadap keduanya," ujar Kapolsek, Selasa (15/1/2019) dinihari.

Saat dimintai keterangan oleh petugas, Samsul mengaku bahwa dirinya tidak tahu pasti penyebab pemukulan itu. Muzakir Tulot diduga tiba-tiba menghampirinya dan menanyakan surat yang diajukan sembari langsung memukul korban di bagian wajah.

"Korban mengaku dipukul di bagian wajah, tadi sudah kita visum dan hasil visum baru keluar mungkin besok,"kata Iptu Dhiza saat ditanya tentang kondisi korban.

Pihaknya pun meminta warga gampong untuk dapat meredam suasana yang sempat tegang tadinya serta tidak memanas-manasi atau pun memunculkan masalah baru dalam gampong.

"Kita minta warga agar meredam suasana, jangan memanas-manasi atau memunculkan masalah yang baru, ini juga sesuai pesan Bapak Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, kasus ini masih kita tindaklanjuti," tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi lanjutan dari korban yakni Samsul Mukhtar yang dihadiahi bogem mentah oleh Kadishub Kota Banda Aceh, Muzakir Tulot.(hfz/hfz)

Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...