Putra Salah Seorang Anggota DPR RI Asal Aceh Terancam 10 Tahun Penjara

Alat berat galian c di Mapolda Aceh-ilustrasi/acehportal

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Pengadilan Negeri (PN) Takengon melaksanakan sidang perdana kasus kejahatan lingkungan yang dilakukan pihak PT Cipuga dan PT Nindya Karya, Kamis (3/1/2019) kemarin.

Sidang perdana ini dipimpin langsung Ketua PN Takengon, Endi Nurindra Putra selaku Ketua Majelis Hakim serta Khairu Rizki dan M Adi Hermawan selaku Hakim Anggota yang dimulai sekira pukul 11.00 WIB dengan agenda pembacaan dakwaan oleh JPU.

Lima terdakwa dalam kasus ini yakni Fariz Reza, Eko Sukaryono, Ari, Fitra Yunizar dan Nurrahman didampingi kuasa hukumnya yakni Yunianto, Ahmad Bayhaki dan Eko Priyanto.

Kelimanya dipaksa Pasal 158 jo Pasal 37 UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba jo Pasal 55 ayat 1 KUHP subsider Pasal 160 ayat 2 UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba jo Pasal 55 ayat 1 KUHP.

Serta Pasal 89 ayat 1 huruf A jo Pasal 17 ayat 1 huruf B UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Pengrusakan Hutan Jo Pasal 55 ayat 1 KUHP. Dengan begitu, Fariz Reza Firmandez terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 10 miliar.

Setelah Jaksa membacakan dakwaan, majelis hakim menanyakan kepada kuasa hukum terdakwa terkait eksepsi. Tetapi, kuasa hukum terdakwa tidak akan melakukan eksepsi. Sebelum menutup sidang, hakim menyatakan akan melanjutkan persidangan Rabu (9/1/2019).

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...