Baru Melahirkan 35 Hari Ibu Muda Ditemukan Gantung Diri di Bireuen

Ilustrasi

BIREUEN, ACEHPORTAL.COM - Seorang ibu rumah tangga berinisial ML (22), warga asal Tangerang, Banten yang tinggal di Gampong Darussalam, Kecamatan Peusangan, Bireuen ditemukan tewas tergantung di kusen kamar tidurnya, Jumat (4/1/2019) dinihari.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan melalui Kasat Reskrim, Iptu Eko Rendi Oktama mengatakan, peristiwa ini awalnya diketahui oleh mertua korban berinisial AS (55) yang mendengar suara tangisan anak korban.

"Kemudian saksi bangun dan pergi ke kamar mandi, merasa heran karena tangisan anak korban tak berhenti akhirnya AS mencoba mengecek," ujarnya saat dikonfirmasi.

Saat AS mengintip dari sela kayu dinding kamar, ML terlihat tak ada di tempat tidurnya sehingga AS mencoba masuk ke dalam kamar. Saat itu, AS terkejut melihat korban tergantung di kusen pintu dengan posisi kaki atau lutut yang menyentuh lantai.

"Saksi kemudian membangunkan keluarganya dan memberitahu hal itu. Peristiwa ini pun kemudian dilaporkan ke perangkat gampong serta polisi," kata Kasat.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban baru tinggal di rumah itu selama empat bulan. Sebelumnya, korban tinggal bersama suaminya yakni AZ yang selama ini berada di Jawa untuk bekerja.

"Korban ke rumah mertuanya selama ini karena mau melahirkan, korban baru melahirkan lebih kurang 35 hari lalu. Kasus ini masih kita selidiki, dugaan sementara bunuh diri dan untuk penyebab masih kita dalami. Informasi terakhir suami korban pulang hari ini," jelasnya.

*Diduga Cekcok Rumah Tangga, Seorang Lelaki di Langsa Gantung Diri

Kejadian serupa juga terjadi di Gampong Sungai Lueng, Kecamatan Langsa Timur, Langsa, Rabu (2/1/2019) malam kemarin. Diduga, korban nekat melakukan hal itu atas latar belakang permasalahan rumah tangga.

Koran berinisial PI (28) diketahui mencoba bunuh diri dengan cara menggantungkan dirinya di kamar. Hal itu pun dengan cepat diketahui istri korban yakni LS (24) yang kemudian melaporkan ke keluarga lainnya.

"Korban diselamatkan keluarganya dan dibawa ke rumah sakit setempat dalam keadaan pingsan, namun nahas nyawa korban tak tertolong," ujar Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan melalui Kapolsek Langsa Timur, Iptu Imran yang dikonfirmasi terpisah.

Dijelaskannya, dalam kasus ini polisi mengamankan seutas tali marjin yang digunakan korban untuk menggantung dirinya.

"Dugaan sementara karena masalah rumah tangga yang kurang harmonis, karena beberapa saksi mengatakan bahwa sebelumnya antara korban dan istrinya cekcok," kata Kapolsek.

Dari hasil visum yang dilakukan dokter, ditemukan luka jeratan tali di leher korban. Polisi pun tak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan lain di tubuh korban. "Korban dikebumikan pihak keluarga kemarin," tambahnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...