Awasi Anak Anda

Bejat Bocah Delapan Tahun Disodomi Orang Terdekat

pelaku sodomi anak ditangkap Polresta Banda Aceh

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Personel Sat Reskrim Polresta Banda Aceh menangkap seorang pelaku pencabulan anak dibawah umur. Mirisnya, pelaku adalah orang terdekat korban yang mana diketahui sebagai anak angkat dari orang tua korban.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kasat Reskrim, AKP M Taufiq mengatakan, penangkapan dilakukan Jumat (28/12/2018) lalu setelah pihaknya menerima laporan dari keluarga korban.

"Kejadiannya di sebuah salon yang berada di kawasan kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar beberapa jam sebelum pelaku ditangkap," ujarnya saat dikonfirmasi Rabu (2/1/2019) malam.

Kasat menjelaskan, pelaku berinisial SF (27) yang diketahui warga asal Gampong Peulanggahan, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh. Sementara korban, sebut saja namanya pria (8) yang masih pelajar.

"Aksinya dilakukan dengan modus mengajak korban pergi jalan-jalan. Dalam penangkapan ini kita amankan selembar seprei, satu set baju korban dan sebotol minyak zaitun," kata mantan Kasat Reskrim Polres Langsa ini.

Peristiwa memilukan itu terjadi saat korban diajak jalan-jalan oleh pelaku yang kemudian mampir di sebuah salon untuk potong rambut. Pelaku lalu menyodomi korban saat keduanya masih berada di salon usai potong rambut.

"Saat kembali ke rumah, korban mengeluh ke orang tuanya tentang sakit yang dialami di bagian anus. Saat diperiksa, diketahui anus korban basah dan berdarah, korban pun mengaku sudah menerima perbuatan tak senonoh itu. Korban pun diketahui demam serta trauma," jelas Kasat.

Setelah ditangkap dan diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya itu baru dilakukan sekali. Namun, tersangka masih diperiksa untuk mengetahui lebih lanjut tentang adanya korban lain atas apa yang diperbuat.

"Masih ditangani Unit PPA Sat Reskrim Polresta Banda Aceh, untuk perkara sodomi tersebut dikenakan pasal 82 UU perlindungan anak dan perpu no. 1 tahun 2016 Jo 292 KUHP , ancaman hukumannya bisa sampai 15 tahun penjara dan paling singkat 5 tahun , denda paling banyak 5 milyar," ujar Kasat Reskrim, AKP M Taufiq.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...