Tolak Prabowo di Aceh, GAM Independen Temui Eks Kombatan Banda Aceh dan Aceh Besar

GAM Independen Temui Eks Kombatan Banda Aceh dan Aceh Besar

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Mendukung kepemimpinan Jokowi dan menolak Prabowo di Aceh, GAM Independen bersama sejumlah anggota lembaganya melakukan pertemuan dengan para mantan kombatan GAM di Banda Aceh dan Aceh Besar.

Pertemuan dilakukan di salah satu warung kopi kawasan Jalan Pesantren Al Manar, Gampong Lampermai, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (27/12/2018) sore tadi. Dalam pertemuan itu, setidaknya hadir 80 orang eks kombatan.

Dalam pertemuan itu, Ketua Presidium GAM Independen, Tgk Syekhy mengatakan, kondisi Aceh sekarang sangat kacau. Menurutnya, para pemimpin yang saat ini sudah menduduki jabatan di pemerintahan lebih mementingkan diri sendiri tanpa memikirkan masyarakat Aceh pada umumnya.

Hal yang dikatakan itu juga berlaku bagi seluruh pihak yang bersama-sama berjuang dan berjanji akan membangun dan mensejahterakan rakyat Aceh.

"Saya mengundang saudara disini untuk kembali berjuang meneruskan perjuangan dan cita-cita Almarhum Abdullah Syafii untuk mensejahterakan rakyat Aceh yang sampai kini belum kita rasakan," ujarnya.

Dirinya pun merasa kecewa dengan pimpinan umum Partai Aceh yang merupakan Panglima yang dulu dibanggakan namun saat pemilihan presiden yang bersangkutan mendukung dan menyanjung calon presiden Republik Indonesia nomor urut dua yakni Prabowo Subianto.

"Padahal kita ketahui bersama bahwa Prabowo itu dulu pernah mengejar-ngejar kita bahkan tidak sedikit teman-teman kita yang meninggal dibunuh dan dibantai di hutan oleh pasukan Prabowo itu. Kita adalah mantan anggota GAM dan bukan GAM rakitan seperti yang dikatakan olehnya di media dan kita akan memperjuangkan kembali keadilan dan kesejahteraan yang dulu pernah kita cita-citakan bersama," ungkapnya.

Namun, sambung Syekhy, berjuang yang dimaksud bukan dengan cara mengangkat senjata, tetapi dengan memberikan dukungan kepada Jokowi untuk kembali menjadi presiden dua periode agar semua program pembangunan nasional yang sudah berjalan untuk memakmurkan dan mereka sejahterakan masyarakat Aceh dapat terus dijalankan sampai selesai.

"Bukan malah memfitnah Bapak Jokowi supaya apa yang mereka inginkan tercapai dengan mendukung Prabowo, mesin pembunuh dan pembantai rakyat Aceh sehingga mereka lupakan sejarah masa dahulu," katanya.

"Sekarang mari kita buktikan bahwa kita adalah mantan anggota GAM yang independen yang tidak pernah berpikir untuk menciptakan komflik baru dan tidak mencari permusuhan dengan TNI/Polri, GAM Independen akan berjuang bersama seluruh masyarakat Aceh agar masyarakat Aceh hidup sejahtera, GAM Independen bersama rakyat Aceh akan mendukung Bapak Jokowi untuk kembali jadi Presiden Republik Indonesia 2 periode dan GAM Independen akan mampu mengalahkan Prabowo di Aceh, sekalipun dia didukung oleh Mualem dan partainya," serunya.

Syekhy pun menyatakan atas nama sejuta GAM Idependen di Aceh akan menolak dan mengalahkan Prabowo pada Pilpres 2019 di Aceh serta akan mendukung Jokowi dua periode sebagai Presiden Republik Indonesia.

"Kita GAM Independen akan mempelopori gerakan atau mendeklarasikan dukungan seluruh masyarakat Aceh kepada Jokowi menjadi Presiden Republik Indonesia dua periode," tutupnya.

Selain Syekhy, dalam pertemuan itu turut hadir Raja Ulee selaku Ketua Keamanan Pemenangan Jokowi, para tokoh GAM Independen Banda Aceh dan Aceh Besar serta para kombatan GAM Independen Banda Aceh dan Aceh Besar.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Politik

Komentar

Loading...