Presiden Joko Widodo Minta Penggunaan Dana Desa Harus Fokus dan Tepat Sasaran

Presiden Jokowi meresmikan sejumlah proyek strategis nasional di Aceh

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengingatkan agar dana desa yang akan diberikan kedepannya dapat digunakan secara fokus dan tepat sasaran. Hal ini dikatakan saat orang nomor satu di Indonesia itu mengunjungi Aceh, Jumat (14/12/2018).

"Saya ingatkan agar penggunaan dana desa bisa fokus dan tepat sasaran untuk digunakan di desa dan di kampung. Silahkan digunakan untuk bangun infrastruktur jalan di kampung, posyandu dan sebagainya tapi dipastikan bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Dijelaskannya, dana desa yang diberikan ini sebelumnya hanya beredar di kota. Oleh karena itu kebijakan yang dibuat ini dengan memberikan dana desa agar mengalir ke seluruh daerah di perkampungan di seluruh Indonesia.

"Kalau bangun jalan misalnya, beli batu beli pasir di desa itu juga atau desa tetangga atau maksimal masih dalam Kecamatan, sehingga uangnya beredar disitu terus. Jangan berikan kesempatan dana desa itu kembali lagi ke kota (Jakarta)," tegasnya.

Karena, sambungnya, jika dana desa kembali lagi ke kota otomatis perekonomian masyarakat berada di bawah. Termasuk, penggunaan tenaga kerja yang merupakan warga desa itu sendiri sehingga peredaran dana desa hanya terjadi di wilayah tersebut, bukan di wilayah lain dan itu memberikan manfaat yang besar bagi rakyat.

"Hingga saat ini ada ratusan ribu kilometer jalan yang dibangun, puluhan ribu posyandu dan lainnya di seluruh desa di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke dari pulang myangas sampai Pulau rote, termasuk paud, jembatan, pasar dan lainnya," ungkapnya.

Kerjasama, imbaunya, antara perangkat desa dan yang lainnya harus benar-benar terjalin. Jangan sampai tidak nyambung sehingga dana desa tidak termanfaatkan lebih baik.

"Saya melihat ada salah satu desa di Jawa tengah yang membangun sarana wisata pedesaan hingga memberikan pemasukan mencapai 14 miliar per tahun. Hal yang seperti ini juga dibutuhkan, artinya tiap tahun ada pergeseran program di desa, jadi tidak hanya di pekerjaan fisik saja tetapi bergeser ke pemberdayaan masyarakat," jelasnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Ekonomi

Komentar

Loading...