Berkas Korupsi Proyek Furniture Nurse Station RSUD Pijay Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

korupsi

PIJAY, ACEHPORTAL.COM -  Pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pidie Jaya melimpahkan berkas perkara empat tersangka korupsi proyek Furniture Nurse Station di RSUD Pijay ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh, Kamis (13/12/2018).

Kajari Pijay, Sukardjono melalui Kasi Intelijen, Sutrisna mengatakan, pelimpahan berkas perkara ini dilakukan setelah dinyatakan lengkap oleh tim penyidik.

"Sudah lengkap (P-21) tanggal 4 lalu kemudian pada tanggal 6 lalu penyidik serahkan barang bukti dan tersangka ke penuntut umum, lalu berkas dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh," ujarnya.

Empat tersangka yang diserahkan yakni Pengendali CV Aceh Daroy Indah, Hasan Basri, pemberi pinjam perusahaan, Rajab Aiyub, pekerja, Jailani dan PPTK RSUD Pijay, Fauzi. Keempat tersangka kini mendekam di Rutan Banda Aceh yang berada di Kajhu, Aceh Besar.

Seluruh tersangka dikenakan Pasal berlapis dan dikenakan pidana tambahan berupa uang pengganti. Keempatnya didakwa dengan Pasal 2 ayat 1 jo Pasal 18 ayat 1 huruf (a), (b) ayat 2, ayat 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana.

"Subsider Pasal 3 jo Pasal 8 ayat 1 huruf (a), bukan ayat 2, ayat 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana," ungkapnya.

"Mereka diancam hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara," tambah Sutrisna.

Dari pemeriksaan, Hasan Basri melakukan korupsi dengan mengendalikan CV Aceh Daroy Indah milik istrinya yakni Khairunnisa dan meminjamkannya ke Rajab Aiyub serta menyetujui pekerjaan dikerjakan oleh Jailani.

"Hingga dengan pembayaran 100 persen pengadaan itu tak terlaksana dengan kerugian negara Rp 573 juta," tutupnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...