Satuan Elit Korps Marinir TNI-AL YonTaifib Gelar Latihan di Sabang

Komandan Korps Marinir (Dankorma), Mayjen TNI Mar Bambang Suswantono saat ditemui di lokasi

SABANG, ACEHPORTAL.COM - Satuan elit Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL) Batalyon Intai Amfibi (YonTaifib) melaksanakan latihan di kawasan Dermaga CT1 yang berada di Kecamatan Suka Karya, Kota Sabang, Pulau Weh.

Latihan ini dilaksanakan sebagai salah satu bentuk pengamanan di wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Latihan ini sendiri, rencananya akan dilakukan besok pagi setelah disusun dengan segala macam persiapan.

Kali ini, latihan difokuskan kepada mempertahankan wilayah-wilayah perbatasan. Tahun lalu, pihaknya juga melakukan latihan seperti ini di pulau paling utara Indonesia yakni Pulau Miangas yang berbatasan dengan Filipina sebagai wujud kesiapan dalam menanggulangi terorisme.

Dalam latihan ini, Korps Marinir melibatkan sekitar 190 orang personel Taifib yang didukung dengan sejumlah alat untuk sistem pertahanan (alutsista) seperti kendaraan tempur, pesawat Hercules, sea rider serta helikopter.

"Ada sejumlah skenario yang dilakukan dalam latihan Taifib ini seperti pengamanan wilayah laut serta penyelamatan sandera dalam sebuah gedung," ujar Komandan Korps Marinir (Dankorma), Mayjen TNI Mar Bambang Suswantono saat ditemui di lokasi, Kamis (29/11/2018).

Dalam kunjungannya ke Sabang, alasan dipilihnya wilayah Sabang sebagai tempat latihan yang dipimpin langsung oleh jenderal bintang dua itu adalah karena Sabang merupakan wilayah yang dinilai strategis dan berbatasan langsung dengan negara lain seperti Thailand dan Malaysia.

"Pasukan TNI AL memiliki tanggung jawab untuk menjaga kedaulatan NKRI mulai dari Sabang hingga ke Merauke," katanya yang meninjau langsung persiapan pelaksanaan latihan tersebut didampingi sejumlah pejabat utama lainnya yang terlibat.

Sebelumnya siang tadi, Bambang juga sempat mengunjungi Pulau Rondo yang merupakan pulau terluar di bagian paling barat Indonesia. Kunjungan sesaat itu dilakukan menggunakan helikopter untuk menemui dan mengecek prajurit yang bertugas menjaga pulau yang tak berpenghuni itu.

"Pulau Rondo dan Sabang itu merupakan wilayah jalur pelayaran niaga dan pelayaran internasional, sehingga kita juga harus memastikan bahwa jalur ini aman dari berbagai ancaman yang bisa saja terjadi," ungkap Bambang.

Menurutnya, hingga saat ini pun belum ditemukan adanya ancaman untuk wilayah perairan di Aceh, khususnya Sabang. Meski demikian, pihaknya harus tetap menjaga dan menunjukkan eksistensinya dalam menjaga wilayah kedaulatan.

"Tak hanya itu, Korps Marinir juga akan melaksanakan latihan seperti ini kepada pasukan elit yang lain yakni Denjaka di wilayah Merauke pada bulan Desember mendatang," tambah Mayjen TNI Mar Bambang Suswantono.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...