Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Di Lingkungan Kodam IM

Banda Aceh, acehportal.com - Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda (IM) mencanangkan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK), dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM) di lingkungan Kodam setempat.

Acara tersebut diawali dengan Sambutan Ketua Tim Pelaksana RB Kodam IM, yaitu Kasdam IM Brigjend TNI  Achmad  Daniel Chardin dilanjutkan dengan paparan singkat rencana kegiatan pembangunan Zona Integritas oleh Waasrendam IM. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatangan pakta integritas oleh Kepala Staf Kodam IM, Brigadir Jenderal TNI Achmad Daniel Chardin, bersama Komandan / Kepala Satuan Kerja (Kasatker) jajaran Kodam IM di ruang Yudha Kodam IM, Rabu (21/11) di Banda Aceh.

Adapun Dan/ Ka Satker yang terkait diantaranya, Danrindam Kolonel Inf Niko Fahrizal, Kabekangdam Kolonel Cba Rommy Tuwaidan, Kapaldam Kolonel Cpl Anwar Zaelani, S.E., Kahubdam Kolonel Chb Moch. Arfah Ashari, S.Sos., Kazidam Kolonel Czi Herfin Kartika Aji, S.I.P., Kakesdam Kolonel Ckm dr. Tjatur Winarsanto, Sp.PD. dan Karumkit Tk II Kesdam IM Kolonel Ckm dr. Puguh Santoso, Sp. KK.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Kapok Sahli Pangdam IM, Irdaben, para Staf Ahli Pangdam Asrendam IM, para Asisten, para Kabalakdam IM, Kepala Bapedda Aceh, Kepala KPKNL, Kepala KPPN Banda Aceh dan Kepala BPJS Banda Aceh, Kepala PMI Kota Banda Aceh, Kepala PT. Jeungki Mali, Kepala CV. ADOE ARCH dan Kepala PT. Kimia Farma serta para Ketua Bidang Tim Pelaksana RB Kodam IM serta insan pers/ media cetak, elektronik dan media online.

Kasdam IM mengatakan, pencanangan tersebut sebagai langkah nyata komitmen seluruh aparatur militer dan sipil di jajaran Kodam IM dalam mengimplementasikan reformasi birokrasi.

“Selain itu juga untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, pemerintah yang bersih dan bebas KKN, serta peningkatan pelayanan publik,” jelasnya.

Kasdam juga meminta kepada Dan/Ka Satker di lingkungan Kodam IM untuk segera melakukan aksi nyata dalam pembangunan zona integritas di masing-masing Satker.

Jika hal itu telah dilaksanakan dengan baik, jelas dia, maka dapat mewujudkan aparatur Kodam IM yang bersih dan bebas dari KKN serta kualitas pelayanan publik kepada masyarakat akan lebih baik lagi ke depan.

Untuk itu, Kasdam IM berharap kegiatan tersebut bukan hanya kegiatan seremonial saja, tetapi terus dilanjutkan dengan pembangunan program-program reformasi birokrasi dengan prioritas pembangunan enam komponen pengungkit secara bertahap dan berkesinambungan dalam di setiap pelaksanaan tugas Kodam IM.

“Enam komponen pengungkit yaitu pembangunan komponen manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” pungkasnya.

Acara diakhiri dengan foto bersama dan doa.

Komentar

Loading...