BKSDA Evakuasi Orangutan Hamil di Perkebunan Karet Warga

BKSDA Evakuasi Orangutan Hamil di Perkebunan Karet Warga

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Resort Konservasi Wilayah 12 Langsa bersama Orangutan Information Center (OIC) mengevakuasi dan melakukan translokasi terhadap satu individu orangutan betina di perkebunan karet warga.

Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo mengatakan, evakuasi ini dilakukan atas laporan masyarakat tentang adanya orangutan di perkebunan karet milik mereka yang dikhawatirkan mengganggu perkebunan itu.

"Jadi menanggapi laporan masyarakat BKSDA Aceh Resort Konservasi Wilayah 12 Langsa dan OIC langsung bergerak ke lokasi untuk tindak lanjut Senin (15/10/2018) kemarin," ujar Sapto saat dikonfirmasi Rabu (17/10/2018) sore.

Ia menjelaskan, perkebunan karet itu berada di kawasan Kecamatan Tamiang Hulu, Aceh Tamiang. Setelah dievakuasi, orangutan betina itu pun akhirnya dilepaskan kembali ke kawasan hutan lainnya di Aceh Tamiang yang berbatasan langsung dengan hutan lindung.

"Orangutan ini berjenis kelamin betina, umurnya diperkirakan sekitar 20 tahun dengan berat badan 45 kilogram dan dalam kondisi hamil 4 bulan," jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tim dokter, sambungnya, terdapat dua buah proyektil peluru senapan angin di tubuh primata bernama ilmiah Pongo abelii (Orangutan Sumatera) ini. Namun, kondisi orangutan masih sehat dan tidak mengganggu aktivitasnya.

"Sehingga bisa kita rilis langsung kembali ke habitatnya kemarin, pelurunya dianggap dokter tidak mengganggu kesehatan orangutan itu sendiri," tambah Sapto.

Adanya dua proyektil peluru senapan angin di bagian tubuh orangutan ini diduga karena adanya warga yang hendak mengusir orangutan dengan menembak orangutan menggunakan senapan angin.

Penulis:Hafiz
Rubrik:News

Komentar

Loading...