Miris, Petani Ini Diduga Cabuli Belasan Anak di Aceh Tengah

ilustrasi-pencabulan

ACEH TENGAH, ACEHPORTAL.COM - Personel Polsek Pegasing jajaran Polres Aceh Tengah menangkap seorang petani yang diduga mencabuli belasan anak di bawah umur di wilayah tersebut. Penangkapan ini dilakukan atas laporan masyarakat yang tak lain adalah pihak keluarga korban.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Hairajadi melalui Kasat Reskrim, AKP Agus Riwayanto Diputra mengatakan, pelaku yang diketahui juga mengajar anak-anak mengaji ini ditangkap Sabtu (13/10/2018) malam kemarin sekira pukul 20.00 WIB oleh personel Polsek Pegasing setelah menerima laporan.

"Kemudian diserahkan ke Unit IV PPA Polres Aceh Tengah untuk penyidikan. Pelaku berinisial TAM alias Arif (41), Petani, warga Gampong Pantan Musara, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah," ujarnya Senin (15/10/2018) saat dikonfirmasi.

Kasat menjelaskan, menurut hasil pemeriksaan, aksi bejat ini dilakukan tersangka sejak Desember 2017 hingga 26 September 2018 lalu. Rata-rata, para korbannya yakni pelajar berusia 8 hingga 12 tahun yang tak lain adalah murid mengajinya sendiri.

"Menurut pengakuan salah satu korbannya berinisial SC, tersangka kerap memegang alat kelaminnya saat mengajar mengaji. Hal ini diketahui oleh orang tua korban saat menyuruh anaknya mengaji ke salah satu tempat pengajian di gampong setempat, ini diakui oleh korban sendiri," jelas Agus.

Orang tua SC, lanjutnya, juga sempat bertanya kepada para orang tua beserta korban lainnya yang merupakan murid mengaji di tempat itu. Ternyata, para orang tua mengaku hal yang sama juga terjadi kepada korban lainnya.

"Setelah dicek ada sekitar 12 orang korbannya, para orang tua langsung melapor dan kita tindak. Bahkan menurut beberapa korban, selain memegang kemaluan dari luar celana, tersangka juga memasukkan jarinya ke dalam celana korban serta memainkan jari di alat vital korban yang dikenakan para korban sembari mengajar mengaji," jelasnya.

Saat ini, tersangka masih diamankan di Mapolres Aceh Tengah untuk dilakukan proses lebih lanjut. "Kita amankan batang bukti sejumlah pakaian yang dipakai korban saat itu, kasus ini masih terus dikembangkan," tambah AKP Agus Riwayanto Diputra.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...