Sejumlah Pengurus Kadin Ambil Alih Kantor KADIN Aceh

Pengurus Kadin ambil alih Kantor Kadin Aceh

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Sejumlah pengurus lembaga Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Aceh mengambil alih Kantor KADIN Aceh yang berada di Jalan Taman Makam Pahlawan, tepatnya di kawasan Gampong Ateuk Pahlawan, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (28/9/2018) tadi malam.

Sejumlah pengurus periode 2013-2018 tersebut yakni Wakil Ketua Umum KADIN Aceh, M Iqbal dan Indra Azmi, Ketua Komite Bidang Jasa Kontruksi dan Infrastruktur, M Mada serta Wakil Ketua Bidang Kemaritiman sekaligus Plt KADIN Sabang, T Jaelani Yacob.

M Iqbal mengatakan, pengambilan alih kantor yang dilakukan ini karena kepengurusan Ketua Umum KADIN Aceh, Firmandez yang dinilai tidak berjalan sesuai AD/ART. Selaku pengurus, pihaknya merasa bertanggung jawab menyelamatkan KADIN Aceh sebagai lembaga yang menaungi pengusaha Aceh.

"Selaku pengurus, kami terpaksa mengambil langkah ini dan nanti kantor ini akan diserahkan ke Ketua KADIN Banda Aceh, Muntasir Hamid untuk dijaga dan diurus," ujarnya dalam pertemuan yang dilakukan di kantor setempat, Sabtu (29/9/2018) siang.

Mada selaku juru bicara yang ditunjuk pengurus KADIN Aceh menjelaskan, selama ini kegiatan yang seharusnya dilaksanakan dan dijalankan oleh pengurus, berhenti (vacum) bahkan kantor selama ini tidak aktif.

Selama periode ini juga misalnya, hanya ada enam KADIN kabupaten/kota yang aktif dan melaksanakan musyawarah yang sah seperti Pidie, Sabang, Aceh Tamiang, Meulaboh, Bener Meriah dan Banda Aceh.

"Saudara Firmandez selaku Ketua Umum sedang melaksanakan road show di kabupaten/kota untuk melakukan Muskab abal-abal. Semua yang dilakukan ini untuk memenuhi kuorum pada Musprov yang rencananya akan dilaksanakan November mendatang," katanya.

Pihaknya menginginkan lembaga yang menaungi para pengusaha Aceh ini berjalan sesuai AD/ART yang berlaku. Pihaknua juga sudah memberitahu hal ini kepada KADIN Pusat, namun respon yang diberikan terkesan biasa saja.

"Maka dari itu, tadi malam kami selaku para pengurus KADIN Aceh mengambil sikap dengan menyerahkan gedung kantor kepada Ketua KADIN Banda Aceh untuk diamankan guna menghindari terjadinya hal yang tak diinginkan serta menyelamatkan aset yang ada beserta dokumen penting disini," jelasnya.

Seperti diketahui, permasalahan yang menimpa pengurus KADIN Aceh sebelumnya yakni gugatan yang dilayangkan mantan Ketua Umum KADIN Aceh, Faisal Oesman kepada Firmandez yang saat ini diketahui sudah masuk ke pengadilan dan masih menunggu penjadwalan sidang di Pengadilan Negeri Banda Aceh.

Firmandez sendiri, diketahui mengirimkan surat ke Kapolresta untuk meminta pengamanan kantor itu. Di dalam surat disebutkan tentang adanya informasi ancaman dari pihak yang tak diketahui dan ingin menguasai Kantor KADIN Aceh dibawah kepemimpinan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar itu.

"Kami mohon pengamanan Kantor KADIN Aceh beserta aset di dalamnya. Ini diperlukan dalam rangka persiapan Musprov KADIN Aceh ke- VI yang direncanakan pertengahan November 2018 di Banda Aceh," sebutnya dalam surat yang dikirimkan itu.

Menanggapi hal ini, Mada mengatakan tak ada hal yang perlu dikhawatirkan. Pihaknya selaku pengurus merasa berhak datang dan menduduki kantor tersebut. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Kapolresta terkait hal ini.

"Ini rumah kami dan kami kembali ke rumah, ini harus dilakukan untuk menyelamatkan aset beserta dokumen dari kepentingan pihak-pihak lain. Kami juga akan berkoordinasi dengan Kapolresta terkait hal ini," jelasnya lagi.

Ada hal unik yang terlihat di kantor mewah itu. Ada sekitar belasan bahkan diduga puluhan koli (karung) buku Sosialisasi Empat Pilar yang tersimpan di dalam gedung tersebut. Para pengurus mengaku, buku yang seharusnya dibagikan kepada masyarakat itu bahkan masih banyak tersimpan di lantai atas.

"Ini (buku Sosialisasi Empat Pilar) mestinya dibagikan ke masyarakat, tetapi ini disimpan disini dan masih banyak di atas," katanya sembari menunjukkan sebuah buku Sosialisasi Empat Pilar kepada sejumlah wartawan dan pengurus lainnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:News

Komentar

Loading...