Polisi Amankan 10 Orang dan 6,75 Kilogram Sabu Lintas Aceh-Sumut

Barang bukti sabu Aceh dalam pajero sport

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Sat Resnarkoba Polres Langsa dan jajaran mengamankan 10 orang yang diduga berkaitan dengan peredaran sabu lintas Aceh dan Sumatera Utara. Penangkapan dilakukan di berbagai lokasi terpisah bagian timur Aceh hingga kota Medan, Sumatera Utara.

Direktur Dit Resnarkoba Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito mengatakan, pengungkapan ini berawal saat petugas menangkap seorang tersangka berinisial MYS alias Nyak Is (31), warga Peureulak Kota, Aceh Timur di SPBU Alue Dua, Langsa, Kamis (13/9/2018) pagi sekira pukul 03.00 WIB.

Penangkapan dilakukan atas informasi yang diperoleh petugas tentang adanya transaksi sabu dalam jumlah besar di kawasan lintas Aceh dan Sumatera Utara. Tersangka MYS ditangkap setelah tim menghadang mobil jenis Mitsubishi Pajero Sport yang dikendarainya di SPBU tersebut.

"Setelah mobil Pajero Sport bernopol BK 1314 AE yang dikendarai diintai, tim melakukan penghadangan dan menangkapnya. Saat digeledah, ditemukan 4 bungkus teh cina berisi sabu yang beratnya kurang lebih 4,15 kilogram di dalam bagasi mobil beserta 2 unit handphone," ujarnya Rabu (19/9/2018) dinihari.

Setelah dilakukan pengembangan, polisi menangkap 2 tersangka lain yang salah satunya diduga sebagai pemesan sabu di kawasan Simpang Pulo Tiga, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang. Keduanya yakni CAK (30), warga Kecamatan Rantau Peureulak, Aceh Timur dan MAL (26), warga Kecamatan Langsa Barat, Langsa.

"Dari penangkapan ini diamankan 4 unit handphone, sebuah dompet cokelat dan satu mobil Toyota Agya bernopol BK 1728 IV yang digunakan. Setelah diperiksa, tersangka CAK diketahui selaku pemesan, sementara MAL diamankan sebagai saksi," kata Direktur.

Polisi pun terus melakukan pengembangan hingga Kamis siang. Seorang tersangka lain selaku perantara juga diamankan yakni SDL (27), warga Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh. Ia ditangkap di Medan, Sumatera Utara tepat di depan rumah yang selama ini dihuni. Dalam penangkapan ini, polisi mengamankan satu unit handphone beserta sebuah dompet.

Jumat (14/9/2018) siang kemarin, kembali ditangkap seorang tersangka yang diduga berkaitan yakni MUS alias Simus (30), warga Peureulak Timur, Aceh Timur. MUS ditangkap di pinggir jalan depan Rumah Sakit Bunda Thamrin, Medan, Sumatera Utara. Polisi pun menyita tiga unit handphone dan satu motor Yamaha N-Max bernomor polisi BK 3201 AHD yang dikendarai saat itu.

"Dilakukan kembali pengembangan, lalu ditangkap 4 orang lagi di depan warung Jalan Sei Batanghari, Medan, Sumut yakni ERN (51), IMF (27) dan SRY (27) serta seorang ibu rumah tangga berinisial JUR (43), warga Langkat dan Deli Serdang, Sumut. Diamankan sebungkus teh cina berisi satu kilogram sabu, 3 unit handphone, satu motor Scoppy dan satu mobil Daihatsu Sigra," jelasnya.

Tim kembali mengembangkan kasus dengan bergerak menuju ke rumah JUR. Saat digeledah, ditemukan barang bukti 2 paket besar sabu kemasan teh cina seberat 1,6 kilogram. Di dalam rumah itu juga diamankan seorang tersangka lain yang tak lain adalah adik kandung JUR, yakni FAM (30), warga Langkat, Sumatera Utara.

Saat ini, sepuluh orang tersebut dibawa kembali dan diamankan di Mapolres Langsa beserta barang bukti untuk diproses lebih lanjut. "Masih diperiksa dan dikembangkan hingga kini. Total sabu yang diamankan yakni 6,75 kilogram," tambah Kombes Pol Agus Sarjito.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...