Polisi Tangkap Pemilik Sabu yang Disita di Bandara SIM

Polisi Tangkap Pemilik Sabu yang Disita di Bandara SIM

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh akhirnya menangkap pelaku lainnya yang merupakan pemberi 100 gram sabu kepada tukang jahit asal Bireuen yang ditangkap di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) bulan lalu.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kasat Resnarkoba, AKP Budi Nasuha Waruwu mengatakan, pelaku ditangkap Selasa (11/9/2018) dinihari di kawasan Gampong Cot Mancang, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar.

"Pelaku berinisial BD alias Herman, Wiraswasta, warga Gampong Bineh Blang, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar. Selama ini pelaku buron selama 24 hari dan diketahui kabur ke luar daerah," ujar Kasat.

Dijelaskannya, selama ini BD melarikan diri dan diketahui menetap di Komplek RT 010/RW 007 Desa Kebayoran Lama Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan dan tertangkap setelah tim memperoleh informasi bahwa BD tengah berada di Gampong Cot Mancang.

"Kita langsung ke lokasi semalam dan menangkapnya, dari keterangan pelaku sebelumnya yakni WY, tersangka BD ini bosnya atau orang yang menjemput dan memberikan tempat untuk bermalam di rumahnya di kawasan Lambaro," jelas mantan Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe ini.

Tersangka BD, lanjutnya,  juga merupakan orang yang memberikan sabu yang kemudian dimasukkan ke dalam perut WY melalui dubur menggunakan kondom. BD juga merupakan orang yang mengantarkan WY ke Bandara SIM untuk terbang ke Jakarta. Ini juga diketahui berkat rekaman CCTV bandara yang diperiksa petugas setelah WY ditangkap.

"Saat ini pelaku masih kita amankan di Mapolresta Banda Aceh untuk diproses lebih lanjut," tambah AKP Budi Nasuha Waruwu.

Seperti diberitakan sebelumnya, petugas Avsec Bandara SIM mengamankan seorang calon penumpang yang berprofesi sebagai tukang jahit asal Bireun berinisial WY (30) yang berupaya menyelundupkan sabu. Ia tertangkap pada 17 Agustus lalu dan kemudian diserahkan ke Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh.

WY ditangkap saat petugas bandara melakukan pemeriksaan. Saat WY melewati mesin x-ray, diketahui ada mencurigakan di dalam perutnya. Setelah diperiksa, ternyata benda itu adalah paket sabu berbentuk kapsul yang masuk ke perutnya melalui dubur.

Selain sabu, petugas juga menemukan selembar uang kertas senilai Rp 2 ribu, telepon seluler dan uang tunai senilai Rp 400 ribu. Tersangka WY, diketahui diupah sebesar Rp 10 juta jika paket yang dibawa sampai kepada penerima yang tak diketahui.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...