Kerabat Steffy Burase Dicecar KPK Soal Aset

Steffy Burase (Foto: Instagram @steffyburase)

Jakarta - Kerabat Fenny Steffy Burase, Farah Amalia, dicecar penyidik KPK soal kepemilikan asetnya. KPK menduga ada kaitan antara aset Farah dengan Steffy dalam perkara suap Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf.

"Untuk saksi Farah--yang telah dilakukan penggeledahan di rumahnya--KPK perlu menelusuri kepemilikan aset dan juga hubungan saksi dengan Steffy," ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (6/9/2018).

Febri menggarisbawahi bila kerja penyidik selalu menelusuri aliran uang. Untuk itulah, Farah diperiksa karena memang dugaan penyidik ada aliran uang yang mengarah padanya.

"Perlu dipahami dalam penanganan kasus korupsi, terutama ketika menggunakan strategi follow the money, KPK seringkali melakukan pemeriksaan dan penelusuran terhadap pihak-pihak yang mungkin secara kasat mata tidak terlibat langsung dalam proyek namun ada informasi aset atau hubungan kedekatan atau bahkan keluarga dengan tersangka yang perlu diverifikasi," ucapnya.

Rumah Farah memang pernah digeledah KPK beberapa waktu lalu. Saat itu, KPK menyita sejumlah dokumen terkait kasus ini.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan Irwandi sebagai tersangka suap. Dia diduga menerima duit suap dari Bupati Bener Meriah nonaktif Ahmadi sebesar Rp 500 juta.

Uang itu merupakan bagian dari commitment fee Rp 1,5 miliar atau 10 persen demi mendapatkan ijon proyek infrastruktur yang menggunakan alokasi Dana Otsus. KPK menduga bagian 8 persen diperuntukkan bagi sejumlah pejabat di provinsi, sedangkan 2 persen di tingkat kabupaten.

Sebagian dari duit suap Rp 500 juta itu diduga akan digunakan untuk kegiatan Aceh Marathon 2018. Selain Irwandi dan Ahmadi, ada dua orang yang juga dijerat sebagai tersangka, yaitu Hendri Yuzal dan Syaiful Bahri.

Dalam perkembangannya, KPK juga cukup intens memeriksa Steffy yang bahkan telah dicegah ke luar negeri. KPK menduga tahu soal aliran duit suap Irwandi.

sumber: detik.com

Sumber:detik.com
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...