Curi Motor di Warung Kopi, Dua Pemuda Ditangkap

Curi Motor di Warung Kopi, Dua Pemuda Ditangkap

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Sat Reskrim Polresta Banda Aceh menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di kawasan Jalan Gabus, Gampong Bandar Baru (Lampriet), Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Kamis (16/8/2018) pagi tadi sekira pukul 06.30 WIB.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kasat Reskrim, AKP M Taufiq mengatakan, penangkapan dilakukan atas laporan korban bernama Rajeski (23), Mahasiswa, warga Gampong Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya (Krueng Raya), Aceh Besar yang kehilangan sepeda motornya beberapa hari lalu.

"Korban kehilangan motornya di sebuah warung kopi yang berada di Simpang BPKP, Jalan T Iskandar, Gampong Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng, Senin (13/8/2018) lalu," ujar Kasat Reskrim.

Setelah melakukan penyelidikan, akhirnya polisi menangkap dua pelaku yakni CA (26), Swasta, warga Kecamatan Syiah Kuala dan MK (20), Swasta, warga Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh. Dari penangkapan ini diamankan satu unit motor Suzuki Satria F bernomor polisi BL 3146 LAH milik korban yang hilang kemarin dan satu unit motor Honda Revo bernomor polisi BL 4193 JC milik pelaku sebagai alat bantu.

"Diduga pencurian dilakukan saat korban sedang tertidur di warung kopi yang merupakan tempatnya bekerja. Malamnya, korban memasukkan motornya ke dalam warung dan tidur, pagi harinya motor korban hilang, uang di laci kasir warkop senilai Rp 450 ribu juga hilang," jelasnya.

Penangkapan berawal saat tim Sat Reskrim Polresta Banda Aceh memperoleh informasi adanya seorang pemuda yang diduga pelaku pencurian motor tersebut sedang berada di kawasan Lampriet. Petugas langsung menuju ke lokasi dan mengamankan CA di lokasi yang dimaksud.

"CA mengaku bahwa ia mencuri motor korban di warung kopi bersama seorang rekannya yakni MK. Lalu MK pun kemudian kita tangkap saat tengah berada di salah satu warung kopi Gampong Mibo. Keduanya mengaku motor itu sudah dijual ke kawasan Abdya," ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Langsa ini.

Motor dijual kepada seorang warga Abdya bernama Rusli Ali (48). Namun, Rusli Ali selaku penadah motor curian ini diketahui telah meninggal dunia karena sakit yang dideritanya. Pihak aparat gampong pun memberikan surat keterangan yang menunjukkan bahwa yang bersangkutan telah meninggal.

"Akhirnya hanya kita amankan motor korban di rumah yang bersangkutan, pelaku menjualnya seharga Rp 1,5 juta. Kedua pelaku yakni CA dan MK saat ini masih diamankan di Mapolresta Banda Aceh untuk diproses lebih lanjut," tambah AKP M Taufiq.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...