BkkbN Aceh Sosialisasi Program Pengendalian Penduduk di Daerah

Foto: Acehportal.com

Banda Aceh – Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BkkbN) Aceh, Sahidal Kastri menyatakan, permasalahan penduduk dan isu kependudukan di Provinsi itu bersifat kompleks dan multidimensional.

“Warga harus mengetahui isu-isu terkini permasalahan penduduk, mengingat sedemikian kompleksnya hubungan timbal balik antara isu-isu kependudukan dan aspek-aspek pembangunan,”jelas Sahidal, Selasa (14/8/2018) di Banda Aceh.

Peryataan itu disampaikannya saat menggelar sosialisasi program pengendalian penduduk bersama mitra kerja komisi IX DPR RI, di beberapa kabupaten dan kota di Provinsi paling ujung barat Indonesia itu.

Ia menyatakan, Isu kependudukan diantaranya masalah pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. “BkkbN dalam hal ini, hanya menyampaikan dan mendorong pemerintah daerah dan masyarakat, agar bersama-sama mencari solusi keluar dari permasalah tersebut, sehingga kesejahteraan dan kualitas penduduk cepat terwujud,”paparnya.

"Sehingga pemahaman kita terhadap program pengendalian penduduk ini semakin luas. Inilah salah satu dari tujuan sosialisasi tersebut,”ungkap Sahidal.

Dikatakannya, BkkbN memiliki beberapa program Kependudukan yakni Grand Design masuk dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah), gunanya untuk memproyeksikan dan programkan.

Sahidal mencontohkan, jumlah penduduk di suatu daerah, berdasarkan luas wilayah sehingga menjadi wilayah yang layak dihuni masyarakat. “Ada lima aspek pengendalian penduduk, pertama dilihat dari kuantitasnya, kedua kualitasnya, ketiga pembangunan keluarga, keempat mobilitas penduduk, dan kelima data base kependudukan,”jelasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI, Tgk Khaidir Abdurrahman mengatakan, pihaknya akan terus mendukung program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang membantu pemerintah percepatan pembangunan dalam hal ini pembangunan kualitas penduduk yang sasarannya adalah keluarga.

"Pendidikan berwawasan kependudukan perlu ditanamkan kepada masayarakat kita, agar masyarakat yang notabanenya sebagai penikmat dan pelaku dari pembangunan dapat ikut membantu memberi masukan kepada pemerintah daerah maupun gampong di dalam membuat perencanaan pembangunan baik jangka pendek maupun jangka panjang sehingga tepat sasaran,"pungkasnya.()

Penulis:adi
Rubrik:News

Komentar

Loading...