BNNP Aceh Kenalkan Diri ke Masyarakat di PKA 7

BNN Provinsi Aceh tampil di PKA

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh ikut berpartisipasi dalam even Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) 7. Berpartisipasinya BNNP Aceh, dalam rangka ikut mensosialisasi bahaya narkoba melalui kearifan lokal, serta memperkenalkan BNN kepada masyarakat.

Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Faisal Abdul Naser mengatakan, dalam kegiatan PKA 7 ini pihaknya ingin memperkenalkan kepada masyarakat Aceh tentang keberadaan lembaga yang ini tidak hanya dalam hal memberantas narkoba.

"Akan tetapi, BNN hadir juga untuk mencegah peredaran narkoba, pemberdayaan masyarakat dan juga merehabilitasi masyarakat sampai sembuh dari narkoba," ujarnya Sabtu (4/8/2018) malam.

Faisal menjelaskan, untuk mencegah peredaran narkoba di Aceh, pihaknya melakukan berbagai cara, yaitu mensosialisasi dengan bertatapan langsung dengan masyarakat seperti 'Saweu Gampong', 'Saweu Dayah', 'Saweu Sikula', 'Saweu Warkop' saat ini yang sedang di gadang-gadangkan adalah mencegah peredaran narkoba melalui kearifan lokal.

"Even PKA ini merupakan even budaya, melalui PKA ini kita ikut mengambil andil besar dalam hal memberantas peredaran narkoba di Aceh yaitu dengan mengedepankan kearifan lokal, dimana didalamnya itu dengan cara agama, budaya, sejarah," katanya.

Melalui kegiatan keagamaan, lanjutnya, BNN hadir melalui ceramah-ceramah agama, khutbah jumat dan sebagainya. Dimana, menurut Faisal, agama adalah hal yang sakral bahwa narkoba itu haram hukumnya, baik tanaman ataupun industri.

"Dengan budaya, kita menangkat nilai-nilai Aceh yang sangat tinggi historisnya. Dengan nilai ini, diharapkan masyarakat dapat menjauhi serta memerangi narkoba. Melalui sejarah, BNNP Aceh juga ikut memasukkan salah satu cara dalam hal memberantas narkoba, dimana kita mengedukasikan masyarakat Aceh ke masa lalu bahwa Aceh ini bersih dari pengaruh narkoba yang merusak generasi kedepan," jelasnya.

Faisal juga bertekad, kehadiran BNNP Aceh yang sudah mencapai 8 tahun ini dapat mengukir sejarah dalam hal memberantas narkoba di bumi Serambi Mekkah yang saat ini sudah menjadi darurat narkoba. "Jangan nanti budaya dan sejarah keisalaman Aceh ini beralih menjadi budaya narkoba," sebutnya.

Kehadiran BNN di Aceh juga tidak hanya untuk bekerja dan menjalani tugas negara saja. Akan tetapi, bagi jenderal bintang satu ini menjadi ladang ibadah dalam rangka menyelamatkan generasi Aceh dari pengaruh narkotika. Dirinya mengaku siap menderita asal masyarakat Aceh tidak terkena narkoba.

"Biarlah saya yang menderita tetapi masyarakat Aceh ini tidak terkena narkoba, jangan saya sebagai pejabat senang-senang tapi saya menambah jumlah pengguna narkoba," ungkap Faisal.

Faisal juga berpesan kepada masyarakat agar selalu menjauhi narkoba, "Jauhi narkoba, narkoba musuh kita bersama, mari-sama kita berantas narkoba sampai ke akarnya, Aceh harus bebas narkoba," tutupnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Pendidikan

Komentar

Loading...