BkkbN Aceh Lakukan Sosialisasi Pengembangan Program Lini Lapangan di Kampung KB

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM  - Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BkkbN) Aceh melakukan Sosialisasi Pengembangan Program Lini Lapangan di Kampung KB (Keluarga Berencana) bersama Mitra Kerja Komisi IX DPR RI, Tgk Khaidir Abdurrahman SIP, di Kantor Camat Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (5/8/2018)

Turut serta Kepala Perwakilan BkkbN Aceh, Drs. Sahidal Kastri, MPd beserta Kabid ADPIN (Advokasi, Penggerakan, dan Informasi), Faridah SE, MM, Kabid Latbang (Latihan dan Pengembangan), Drs. Saflawi TR, MM, OPD KB Aceh Timur Camat Ranto Peureulak, Saiful SE, para keuchik, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan sekitar 300 masyarakat dari perwakilan 23 desa.

Anggota Komisi IX DPR RI Dapil Aceh, Tgk Khaidir dalam pidato sambutannya mengatakan slogan BkkbN di Aceh beda dengan di Jawa. Slogan di Aceh sebut Tgk Khaidir, "dua anak lebih baik", serta menerapkan 8 fungsi keluarga.

Sebut dia, fungsi agama, sosial budaya, cinta dan kasih sayang, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, dan fungsi lingkungan.

Selain itu anggota Komisi IX DPR RI menyampaikan program pendewasaan usia perkawinan, bagi perempuan menikah idealnya pada usia 21 tahun dan Laki-laki pada usia 25 tahun. "Biasanya usia 20 tahun perempuan sudah sehat rahimnya untuk melahirkan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kepala Perwakilan BkkbN Aceh, Sahidal Kastri mengatakan, semua titik fokus program pemerintah sekarang ini tertuju ke Kampung KB. Jelas Sahidal, Kampung KB, upaya meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat menuju Indonesia sejahtera dengan sasaran adalah keluarga.

"Tujuan program Kampung KB yaitu meningkatkan kualitas hidup keluarga dan mayarakat, mendekatkan pelayanan KKBPK dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat, dan penguatan 8 fungsi keluarga. Di Kampung KB, pembangunan yang dilakukan terintegrasi lintas sektor," jelas Sahidal.

Dia menambahkan, ada tiga pembangunan yang strategis dan menjadi prioritas dikakukan di Kampung KB, yaitu pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan kualitas sumber daya manusia (sdm). Sebagai penangungjawab pengguna anggaran, keuchik dapat memplotkan anggaran tidak saja untuk pembangunan fisik tetapi juga pembangunan non fisik.

Untuk pemberdayaan manusia, BkkbN memiliki program Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL), dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS). Seluruh program tersebut kata Sahidal sasarannya adalah keluarga dengan tujuan akhir yaitu peningkatan kualitas keluarga.

"Visi BkkbN sekarang ini adalah mewujudkan keluarga Indonesia berkualitas," ungkapya.

Penulis:Dedi
Rubrik:Umum

Komentar

Loading...