Pansus V Temukan Prasarana Mobar di Lhokseumawe Kondisinya Telah Retak dan Terbengkalai

Prasarana Mobar di Lhokseumawe Kondisinya Telah Retak dan Terbengkalai

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Hasil Peninjauan PANSUS V DPRA mendapati proyek Peningkatan Sarana dan Prasarana Mobar (Desa Mns. Mee Kec. Muara Dua) Kota Lhok seumawe, Nilai Kontrak Rp. 1.364.800.000,- ( Satu Milyar Tiga Ratus Enam Puluh Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah ), Dikerjakan oleh CV. SELAT MALAKA PROPERTI, Hasil Laporan Rekam Jejak berstatus M ( Putus Kontrak) kondisi proyeknya telah retak.

Hasil Peninjauan PANSUS V DPRA Tahun 2018 dilapangan, sesuai dengan yang dilaporkan dalam rekam jejak bahwa Peningkatan Sarana dan Prasarana Mobar ini berstatus putus kontrak, jadi Tim Pansus mendapati bangunan Peron yang terbengkalai.

Laporan Pansus V yang dibacakan Ermiadi menemukan konstruksi pondasi dari tiang-tiang baja yang retak-retak. Hal ini sangat berbahaya karena pondasi ini menerima beban yang sangat besar dari tiang-tiang baja penyangga bangunan peron ini.

Selain dari itu jika bangunan ini dipergunakan untuk dilalui oleh truk-truk pengangkut barang yang bertonase besar. Tim Pansus menyarankan kepada Pemerintah Aceh supaya dalam memilih rekanan atau kontraktor pelaksana suatu pekerjaan, pilihlah rekanan yang betul-betul mampu dan bertanggung jawab untuk mengerjakan seluruh kewajibannya sesuai yang tercantum dalam kontrak. Sehingga hal-hal seperti ini bisa dihindari.

“Kami juga mengharapkan Pemerintah Aceh tidak membiarkan kondisi pekerjaan yang putus kontrak ini tidak diselesaikan pengerjaannya pada tahun ini. Apalagi membiarkan pekerjaan tersebut menjadi terbengkalai.” Terang Ermiadi.

Penulis:redaksi
Rubrik:DPRA

Komentar

Loading...