Mayat yang Ditemukan di Pulo Aceh Ternyata Warga Lhok Kruet yang Tenggelam

Penemuan mayat di Pulo Aceh

ACEH BESAR, ACEHPORTAL.COM - Mayat lelaki yang ditemukan di kawasan Pantai Pasie Raya, Pulo Aceh, Aceh Besar, Selasa (10/7/2018) kemarin ternyata warga Lhok Kruet, Kecamatan Sampoinit, Aceh Jaya yang tenggelam beberapa waktu lalu.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Heru Suprihasto mengatakan, korban bernama Ifkar Fairus (8). Korban tenggelam beberapa waktu lalu di kawasan Pantai Lhok Kruet saat tengah mandi bersama dua rekannya yang lain pada 29 Juni lalu.

"Dua rekannya selamat setelah terseret ombak, sementara Ifkar menghilang dan itulah yang kemarin ditemukan di Pulo Aceh," ujar Kapolres Rabu (11/7/2018) malam.

Dijelaskannya, identitas korban terungkap setelah pihak keluarga menerima informasi adanya penemuan mayat tanpa identitas di Pulo Aceh. Tarmizi (50) yang merupakan ayah korban langsung mengecek dan berkoordinasi dengan pihak terkait setelah menerima informasi itu.

"Orang tua korban kemudian bersama pihak terkait langsung menuju ke lokasi menggunakan speed boat untuk mengecek dan mengevakuasi jenazah korban yang sebelumnya sudah dikebumikan di sekitar lokasi penemuan," jelasnya.

Jenazah korban pun kemudian dievakuasi setelah dibongkar kembali dari makamnya. Setiba di Banda Aceh, jenazah langsung dibawa ambulans Puskesmas Lhok Kruet yang sebelumnya sudah menunggu di dermaga dan tiba dari Aceh Jaya setelah berkoordinasi dengan pihak terkait.

"Jenazah korban akan dikebumikan di kampung halamanannya di Lhok Kruet, Aceh Jaya," tambah Kapolres.

Seperti diberitakan sebelumnya, sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di kawasan Gampong Pasie Janeng, Kecamatan Pulo Aceh, Aceh Besar, Selasa (10/7/2018) siang. Mayat ini ditemukan oleh seorang warga setempat.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Heru Suprihasto yang dikonfirmasi melalui telepon seluler membenarkan perihal tersebut. Ia mengatakan, mayat ditemukan salah seorang nelayan bernama Zulfan Efendi (35) di kawasan Pantai Pasie Raya.

"Saat hendak memancing, saksi melihat ada sesosok mayat di bibir Pantai Pasie Raya, hal ini kemudian dilaporkan ke aparat gampong termasuk Polsek dan Koramil setempat," ujar Kapolres.

Menerima laporan itu, personel Polsek dan Koramil setempat bersama sejumlah aparat Gampong langsung menuju ke lokasi penemuan. Mayat ini tak bisa dikenali karena dalam keadaan yang tidak utuh lagi yakni tanpa kepala, tangan dan kaki serta organ dalam yang tidak ada lagi.

"Sudah membusuk, diperkirakan korban berjenis kelamin laki-laki dan berusia 10 hingga 12 tahun. Diduga korban tenggelam, tidak ada identitas sama sekali," ungkap AKBP Heru Suprihasto.

Karena tak bisa dievakuasi, akhirnya masyarakat bersama aparat gampong setempat memutuskan untuk mengebumikan mayat Mr X tersebut di dekat lokasi penemuan.

"Sudah dikebumikan masyarakat dan aparat Gampong setempat di sekitar lokasi penemuan berdasarkan kesepakatan bersama, tidak memungkinkan juga untuk dievakuasi karena jasadnya tidak utuh lagi," tambahnya.

Terlihat kondisi mayat yang ditemukan ini memang sudah tidak utuh lagi. Jasad diselimuti pasir pantai bahkan nyaris tinggal tulang-belulang.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...