Polisi Tangkap Seorang Pengedar Bersama 1,5 Kg Sabu di Aceh Tamiang

Polisi Tangkap Seorang Pengedar Bersama 1,5 Kg Sabu di Aceh Tamiang

BANDA ACEH,  ACEHPORTAL.COM - Seorang warga pengedar sabu berinisial RM alias Embot (30), warga Gampong Seueubok Dalam Mesjid, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang, Jumat (29/6/2018) sore, sekira pukul 15.00 WIB. Dari penangkapan ini, polisi menyita barang bukti berupa 1,5 kilogram sabu.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak melalui Dir Resnarkoba, Kombes Pol Agus Sarjito mengatakan, sabu yang disita terbungkus dalam plastik teh China merek Guanyinwang yang dibalut dengan kertas putih dan sarung bantal seberat 1000 gram.

"Kemudian sebuah toples warna merah yang didalamnya ada satu plastik hitam berisi 10 paket sabu seberat 500 gram," ujarnya saat dikonfirmasi Sabtu (30/6/2018).

Polisi juga juga menyita sebuah kotak arloji yang di dalamnya terdapat dua plastik sabu seberat 5,68 gram, sebuah timbangan elektrik, dua alat isap sabu yang terbuat dari botol air mineral yang sudah diangkat dengan pipet dan kaca pirex, satu unit telepon seluler merek Samsung dan sebuah mobil pikap Suzuki Carry bernomor polisi BK 9023 XA.

"Tersangka ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Gampong Karang Anyar, Kecamatan Langsa Kota, Langsa berdasarkan keterangan tersangka sebelumnya yang ditangkap yakni ED alias Bos Win yang mengaku bahwa sabu ini diperoleh dari Embot," kata Direktur.

Kemudian, tim Sat Resnarkoba Polres Aceh Tamiang yang dipimpin Kasat, Iptu Wijaya Yudistira Putra langsung melakukan penyelidikan dan upaya penangkapan. Namun saat mengetahui polisi tiba di lokasi, tersangka kabur hendak kabur menggunakan mobil pikapnya.

"Akhirnya ditangkap, saat digeledah ditemukan lah seluruh barang bukti. Tersangka Embot mengaku sabu yang disimpan di rumah kontrakannya ini milik tersangka M yang kini DPO, Embot mengaku bahwa dia kurir," ungkap Agus.

Saat ini, tersangka dan barang bukti masih diamankan di Mapolres Aceh Tamiang untuk dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...