Tim Gabungan Ambil Sampel Bagian Tubuh Gajah Jinak Yang Dibunuh

Pengambilan sampel bangkai gajah

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Tim gabungan inafis Polres Aceh Timur beserta dokter hewan BKSDA Aceh melakukan nekropsi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi terbunuhnya Bunta, salah satu gajah Sumatera jinak pemberani di CRU Serbajadi, Aceh Timur, Minggu (10/6/2018).

Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo mengatakan, menurut laporan yang diterima dari Kasi Konservasi Wilayah I Lhoksumawe, Dedi Irvansyah, tim telah mengambil sampel jantung, limfa, usus dan ginjal pada bangkai Bunta untuk diuji laboratorium.

"Tim juga mengambil sisa patahan gading sebelah kiri sepanjang 46 sentimeter (sisanya hilang). Untuk beratnya belum diketahui, sementara gading sebelah kanan yang tidak diambil pelaku sepanjang 148 sentimeter sebagai barang bukti," ujarnya saat dikonfirmasi.

Dijelaskannya, diagnosa sementara tim medis BKSDA Aceh adalah toxicosis, berdasarkan  kerusakan dan perubahan organ usus yang mengalami pendarahan, jantung nekrosis dan hiperemi, pembengkakan (oedema) dan sianosis pada paru, oedema (pembengkakan) hati, cairan di rongga dada sangat keruh dan adanya buah (kuini) didalam usus serta ditemukan buah tersebut didekat bangkai satwa ditemukan.

"Sampel limpha, usus, jantung dan ginjal yang diambil hari ini akan kita kirim ke Puslabfor Cabang Medan melalui penyidik Polres Aceh Timur, aementara barang bukti gading dititipkan di Polres," kata Sapto.

Hingga saat ini, tim identifikasi dan inafis Polres Aceh  Timur masih menghimpun keterangan dan kronologis kejadian dari sejumlah saksi di lokasi. "Semoga pembunuh Bunta cepat ditangkap," tambahnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:News

Komentar

Loading...