Dit Narkoba Bareskrim Polri Tangkap 3 Pengendali Sabu Jaringan Internasional

Acehportal.comSabu

Banda Aceh - Direktorat Tindak Pidana  Narkoba Bareskrim Polri menangkap 3 orang yang mengendalikan penyelundupan 99 kilogram sabu dan 20.000 pil Happy Five dari Penang, Malaysia ke Batam dan Aceh yang berinisial AH alias H, RM alias Y serta M alias B. Sebelumnya, sebanyak 9 orang anggota sindikat juga terlebih dulu ditangkap.

Pengungkapan sindikat narkotika jaringan internasional ini dilakukan Satgas Narcotics Investigation Center (NIC) Dit Tipid Narkoba Bareskrim Polri yang dipimpin oleh AKBP Gembong Yudha.

"Total tersangka yang sudah diamankan hari ini ada 12 orang. Yang 3 orang di Batam sudah saya kirim ke Jakarta. Kemarin sebelum akan kita ekspose, 6 tersangka di Aceh sudah ditangkap. Pagi tadi kami tangkap 3 lagi yang mengatur pengiriman barang," ujar Direktur Tipid Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Daniyanto, Sabtu (9/6/2018).

"Jadi yang tertangkap itu bisa dikatakan bosnya para kurir. Ketiga tersangka ditangkap jam 04.00 WIB dan 11.00 WIB tadi," kata jenderal bintang satu ini.

Dijelaskannya, ketiga tersangka tersebut adalah orang yang berhubungan dengan bandar narkoba di Malaysia. Mereka juga yang merekrut para anak buah kapal (ABK) untuk dijadikan kurir barang haram itu.

"Yang ditangkap hari ini yang punya link ke Malaysia, yang siapin kapal, dia rekrut ABK, dia modalin berangkat kesana. Setelah dapat barangnya, dia jual lagi ke pemesan," jelas mantan Kapolresta Banda Aceh ini.

Sebelumnya, polisi menangkap AW, EC dan AR dengan barang bukti 8 kilogram sabu di Bintan, Tanjung Pinang, Batam, pada 30 Mei lalu. Setelah dilakukan pengembangan, polisi kembali menangkap tersangka lain yakni I alias H, M alias R dan M alias T dengan barang bukyi 11 kilogram sabu di perairan Idi Rayeuk, Aceh Timur, Minggu (3/6/2018).

Pengembangan kasus berlanjut keesokan harinya (4/6), dimana Satgas NIC menangkap R alias M dengan 30 kilogram sabu dan 20.000 butir Happy Five di Dusun Blang Mee, Seuneubok, Idi Rayeuk, Aceh Timur. Kemudian F alias A dengan barang bukti 50 kilogram sabu di perairan Idi Rayeuk, Jumat (8/6/2018).()

Penulis:hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...