Sepanjang 2013 hingga 2017, 32 dari 293 Terdakwa Korupsi Dibebaskan

korupsi

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Pihak Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) mencatat, sepanjang tahun 2013 hingga 2017, pihak Pengadilan Tipikor Banda Aceh telah membebaskan sebanyak 32 terdakwa korupsi dari total 293 terdakwa.

Koordinator Bidang Hukum dan Politik MaTA, Baihaqi mengatakan, jumlah itu masih tergolong tinggi dan diduga terjadi karena jaksa dan hakim belum memiliki kesamaan pendangan terhadap tindak pidana korupsi.

"Di sisi lain dapat disimpulkan jaksa belum profesional dalam menuntut seseorang bersalah dalam suatu kasus," ujarnya sesuai hasil analisis putusan perkara korupsi di Aceh yang dilakukan.

Ia menjelaskan, kajian putusan itu dilakukan dengan menganalisa dokumen putusan terhadap pelaku korupsi pada Pengadilan Tipikor Banda Aceh. Pada 2013, sebanyak 53 terdakwa diseret ke pengadilan, 49 orang diantaranya dinyatakan bersalah dan 4 orang lainnya dibebaskan.

"Pada 2014 sebanyak 63 terdakwa korupsi disidang.

Pengadilan memvonis 58 terdakwa bersalah dan 5 lainnya bebas. Pada 2015, sebanyak 36 orang divonis bersalah dari total 46 terdakwa dan 10 orang lainnya bebas.

Pada 2016, 72 terdakwa yang mana 64 bersalah dan 8 bebas serta pada 2017 dari 59 terdakwa 54 orang bersalah dan 5 bebas," ungkapnya.

*Tren Putusan Ringan

Sementara, tren putusan pengadilan tipikor juga didominasi putusan ringan yakni diantaranya 1 hingga 4 tahun penjara.

Misalnya sepanjang tahun 2017, dari 59 orang terdakwa sebanyak 43 orang divonis ringan, 10 orang divonis sedang (4,1 hingga 10 tahun penjara), satu orang divonis berat (10 tahun ke atas) dan 5 lainnya dibebaskan.

MaTA menilai, belum adanya itikad majelis hakim untuk mejatuhkan pemberatan pidana bagi koruptor di Aceh. Pidana denda dan tambahan uang pengganti pun yang merupakan bentuk pidana lain dalam sistem pemidanaan dinilai belum maksimal.

"Rata-rata pidana denda yang dijatuhkan antara Rp 20 hingga 200 juta dengan rata-rata subsidair sebulan kurungan, sehingga seberapapun pidana denda dijatuhkan akan mudah dilewati para terpidana jika subsidairnya hanya sebulan kurungan penjara," katanya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...