Distributor Petasan di Banda Aceh Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

Konfrensi pers tentang petasan di Mapolresta Banda Aceh

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Polresta Banda Aceh pidanakan seorang distributor mercon dan petasan dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1991 ayat 1 (1) dengan ancaman 20 tahun penjara.

Tersangka berinisial TI (50) ditangkap oleh personel Satreskrim Polresta Banda Aceh tanggal 20 Mei 2018 lalu sekira pukul 17.30 WIB.

Tersangka menimbun mercon dan petasan tanpa izin itu di rumahnya Gampong Baro, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh, AKBP Trisno Riyanto didampingi Kasat Reskrim, AKP M Taufiq mengatakan, barang ini dipasok dari Sumatera Utara (Sumut), Medan.

Larangan peredaran mercon dan petasan ini karena mengandung zat peladak dan juga menganggu ketentraman masyarakat efek dari suara ledakan tersebut.

“Mercon dan petasan itu tidak ada izin dari pemerintah untuk peredaran, makanya kita tidak dan jerat dengan undang-undang darurat dengan ancaman 20 tahun penjara,” ujarnya.

Adapun barang bukti yang berhasil disita berupa 11 kota mercun berbagai jenis. Mercon dan petasan yang disita itu ada 4 jenis yang memiliki daya ledak, yitu jenis Top 167 model Coco Hawai, Merk Sunfirworks model roman, Sunfirworks model piccoloxl dan jenis flower basket model roman.

Berdasarkan hasil uji laboratorium forensik di Medan, positif menganduk bahan kimia yang merupakan campuran bahan peladak bisa membahayakan keselamatan masyarakat.

“Kita akan melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan kasus ini.

Karena positif mengandung bahan peladak dari uji laboratorium forensik di Medan,” imbuhnya.

Menyangkut dengan masih ada yang menjual mercon dan petasan di Banda Aceh.

Trisno berjanji akan melakukan penidakan tegas. Meskipun ia mengaku, untuk penindakan kepada penjual dilakukan dengan cara preventif.

“Kita akan lakukan represif preventif, yang jelas kita akan lakukan razia agar tidak ada peredaran mercon dan petasan di Banda Aceh,” tegasnya.

Menurutnya, ini penting ditertibkan untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat beribadah puasa. Termasuk menjelang perayaan Idul Fitri nantinya

Penulis:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...