Mayat Perempuan Yang Ditemukan di Krueng Aceh Warga Kuta Baro

Mayat wanita di krueng aceh

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Sesosok mayat perempuan yang ditemukan siang tadi di Krueng Aceh kawasan Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, akhirnya diketahui identitasnya. Hal ini dikatakan Kapolresta Banda Aceh, AKBP Trisno Riyanto melalui Kapolsek Kuta Alam, AKP Dheni Firmandika, Jumat (18/5/2018) malam.

"Sekira pukul 21.00 WIB tadi datang seorang lelaki yang mengaku mencari kakak kandungnya yang sejak pagi pergi dari rumah dan belum kembali," ujar Kapolsek.

Lelaki itu bernama Gunawan (35), Swasta, warga Gampong Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh. Gunawan datang melihat jenazah yang sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh itu bersama dua orang saudaranya yakni Azhar (43), Swasta, warga Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar dan Burhanuddin (46), Karyawan Honorer, warga Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar.

"Setelah melihat jenazah, diakui bahwa itu adalah kakaknya yang hilang sejak pagi tadi sekira pukul 09.00 WIB. Korban bernama Nurfatimah (38), warga Gampong Lamceu, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar," jelas Dheni.

Untuk penyebab kematian korban, sambung Kapolsek, tidak diketahui pasti. Namun diduga korban yang bermain di dekat sungai terpeleset sehingga tenggelam dan terbawa arus sungai yang memang saat itu tengah deras.

"Menurut keterangan pihak keluarga, memang korban ada mengalami sakit (gangguan jiwa). Jenazah sudah divisum namun belum keluar hasilnya, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada jasad korban. Korban saat ini sudah dibawa pulang pihak keluarga untuk dikebumikan," ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sesosok mayat perempuan ditemukan mengapung di Krueng Aceh, tepatnya di belakang Masjid Al Mukarramah, Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Jumat (18/5/2018) siang.

Mayat perempuan itu ditemukan sekira pukul 12.10 WIB tanpa identitas. Namun, memiliki ciri-ciri fisik yang terlihat gemuk hitam, mengenakan baju jins hitam merk Rolling, celana lejing hitam dan jilbab model kerudung warna abu-abu putih.

Kapolresta Banda Aceh, AKBP Trisno Riyanto melalui Kapolsek Kuta Alam, AKP Dheni Firmandika mengatakan, kasus penemuan mayat itu hingga masih dalam penyelidikan kepolisian.

"Masih diupayakan penyelidikan dengan bekerja sama dengan Sat Reskrim Polresta Banda Aceh terkait identitas jenazah dan masih menunggu hasil visum dari dokter," ujarnya saat dikonfirmasi.

Sementara, menurut salah seorang nelayan yang merupakan warga setempat, Mulyadi (21) yang merupakan salah seorang saksi, mayat perempuan itu ditemukan mengapung dari arah Peunayong.

"Pada saat duduk di belakang kapal Boat Khalifah Baru sekira pukul 11.50 WIB kemudian melihat mayat terapung dibawa arus sungai Kreung Aceh dari arah Gampong Peunayong," kata Mulyadi.

Mengetahui hal itu, mayat yang ditemukan ini langsung dilaporkan kepada aparat kepolisian. Tak lama, polisi dibantu warga setempat langsung mengevakuasi mayat yang dibawa ke RSUDZA Banda Aceh guna proses lebih lanjut.

Penulis:Hafiz
Rubrik:News

Komentar

Loading...