Penjual Kulit Harimau Sumatera Ditangkap di Lamtamot Aceh Besar 

Kulit harimau yang diperdagangkan di Aceh Besar/hafiz

ACEH BESAR, ACEHPORTAL.COM - Sat Reskrim Polres Aceh Tengah menangkap penjual kulit Harimau Sumatera (Opsetan harimau) di kawasan Gampong Lamtamot, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, Selasa (15/5/2018) sore kemarin. Pelaku yakni NS (25), Wiraswasta, warga setempat.

Menurut informasi yang dihimpun dari sumber yang tak ingin disebutkan identitasnya, penangkapan dilakukan atas informasi masyarakat tentang adanya seseorang yang menyimpan dan menjual kulit harimau. Dari informasi itu, polisi langsung meluncur ke lokasi yang dimaksud untuk melakukan penyelidikan.

Pelaku diduga memiliki dan menyimpan selembar kulit harimau Sumatera yang sudah diawetkan sepanjang kurang lebih 1,5 meter. Setelah menemukan barang bukti yang dimaksud, polisi kemudian mencari NS yang diketahui berada di Lamtamot, Aceh Besar.

"Menurut informasi yang diterima polisi, yang bersangkutan diketahui sengaja menjual dan menyalurkan kulit hewan dilindungi itu ke wilayah Aceh Tengah. Pelaku lalu ditangkap di rumahnya sekira pukul 17.30 WIB kemarin," ungkapnya.

Saat ini polisi masih mengamankan tersangka untuk dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut. Polisi juga masih mencari pelaku lainnya yang diduga terlibat atas tindak pidana konservasi dan SDA ini, dengan berkoordinasi kepada pihak Sat Reskrim Polres Aceh Besar.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Kasat Reskrim Polres Aceh Tengah, AKP Fadhilah Aditya Pratama yang dicoba konfirmasi belum menjawab. Begitu pun dengan Kasat Reskrim Polres Aceh Besar, Iptu Yoga Panji Prasetya.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Sapto Aji Prabowo yang dikonfirmasi terpisah pun membenarkan perihal penangkapan ini. "Benar, untuk lebih lengkapnya mungkin bisa langsung berkoordinasi dengan Kasat," ujarnya.

Pihaknya pun mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Sat Reskrim Polres Aceh Tengah ini. "Semoga bisa ditindak maksimal sehingga ada efek jera dan dapat dikembangkan hingga mengungkap jaringan-jaringannya," tambah Sapto.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...