Ladang Ganja Ditemukan Polisi, Pemilik Ceburkan Diri ke Sungai

Ladang Ganja Ditemukan Polisi, Pemilik Ceburkan Diri ke Sungai

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Tim Opsnal Res / Intel Polsek Meurah Dua menemukan ladang ganja beserta pemiliknya di kawasan Gunung Sara Lama, Gampong Seunong, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya, Rabu (9/05/2018) sekira pukul 09.00 WIB kemarin.

Penangkapan pelaku dilakukan atas laporan masyarakat kepada Kapolsek, Ipda Syahril, tentang keberadaan sebuah ladang Ganja di kawasan Gunung tersebut. Tim yang dipimpin Kapolsek pun langsung menelusuri kebenaran informasi itu.

"PadaSelasa (8/05/2018), tim tiba di lokasi kawasan pegunungan dan menemukan ladang ganja lebih kurang 2 (Hektar namun belum menemukan pelakunya," ujarnya Kamis (10/5/2018).

Di lokasi itu, petugas menemukan 80 batang pohon ganja siap panen dan 40 batang yang telah dibakar serta 2 Bungkus Besar Ganja Kering siap Edar. Dengan lokasi yang sedikit curam dan harus melewati aliran sungai, tim terpaksa menginap di sekitar lereng pefunungan untuk menangkap pelaku yang menanam ganja itu.

"Rabu (09/05/2018) sekira pukul 09.00 Wib, kita menemukan penanam Ganja saat hendak masuk ke lokasi. Kedatangan Tim membuat pelaku terkejut dan berusaha Kabur dengan menceburkan diri ke dalam sungai, Namun akhirnya ditangkap dan diborgol," ungkapnya.

Ia mengatakan, pelaku berinisial AM yang merupakan seorang Petani yang berprofesi sampingan sebagai penanam Ganja di lokasi tersebut. Kegiatan AM sudah lama tercium oleh warga Sekitar. Merasa Resah dengan ulahnya, warga akhirnya melaporkan ke Mapolsek Meurah Dua.

Saat ini Kasus ini telah dilimpahkan ke Sat Resnarkoba Polres Pidie. Tersangka dan barang bukti pun diamankan untuk proses lebih lanjut.

*Curi Celengan Masjid, Mobil Pelaku Dibakar Warga

Sementara itu, Pencurian Celengan di Mesjid Baiturrahman yang berada di Gampong Ara, Kecamatan Bandar Baru, idie Jaya terjadi Selasa (8/05/2018) sekira pukul 02.30 WIB.

Kejadian itu bermula saat bilal Mesjid Baiturrahman, Tgk M Riza (27) dan Tgk Afdal (27) yang merupakan guru ngaji di Gampong setempat terkejut dari bangunnya dan melihat 3 pelaku masuk ke halaman menggunakan satu Mobil Toyota Avanza bernomor polisi BL 1480 JM.

Merasa curiga, sang Bilal melemparkan batu kesalah satu pelaku yang sedang merusak gembok celeng, sementara 2 (dua) rekan lainnya menunggu di luar memantau situasi.

Terkejut saat batu mendarat pas di muka seorang pelaku, ketiganya berusaha kabur dengan menggunakan Mobil Avanza tersebut, namun bilal tak berhenti melempari mobil tersebut hingga holeng dan masuk ke dalam kali yang ada di depan Mesjid.

Dengan perasaan panik, ketiga pelaku melarikan diri dan meninggalkan mobil tersebut di lokasi dan mengundang perhatian warga sekitar sehingga Mobil tersebut dibakar oleh warga.

Kapolsek Bandarbaru Iptu Syukrizal, SH saat dikonfirmasi oleh humas polres pidie mengatakan, pelaku pencurian celeng Mesjid berjumlah 3 orang, keterangan tersebut diperoleh dari saksi, yakni Bilal Mesjid. Ketiga pelaku ketahuan saat melakukan aksinya oleh Bilal Mesjid. Lalu sang bilal pun melempari batu kepada pelaku dan pelaku pun melarikan diri.

"Pelaku akan terus kita buru, apalagi Penyidik menemukan beberapa barang bukti di Lokasi yakni berupa sebuah celeng mesjid baiturraham yg blm sempat di bawa lari, sebuah gembok warna putih yg telah di rusak oleh Pelaku, sebuah linggis alat yg digunakan oleh para pelaku, dua unit telepon seluler dan sebuah dompet yg berisi STKN mobil isuzu panther BK 8429 RD an.pemilik abdurahman , SIM A an.Riski ramadan , 2 ( dua ) lembar ATM Bank BRI , kartu indonesia sehat satu lembar.

Modus Operandi diduga sementara pelaku membutuhkan sejumlah uang. Kini untuk penyelidikan lebih lanjut, barang bukti telah diamankan di Mapolsek Bandarbaru, sebut Mantan Kasubbag Dal Ops Bag Ops Polres Pidie tersebut.”

Penulis:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...