Buron Sejak 2010, Tersangka Pembunuhan di Abdya Ditangkap

Ilustrasi (Istimewa) Liputan6.com

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Setelah sempat tak diketahui keberadaannya, akhirnya tersangka pembunuhan yang terjadi di Aceh Barat Daya (Abdya) tahun 2010 lalu ditangkap polisi, Senin (7/5/2018) kemarin, sekira pukul 23.00 WIB. Penangkapan dilakukan di Gampong Tengah, Kecamatan Manggeng, Abdya.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Misbahul Munauwar mengatakan, tersangka ditangkap atas laporan polisi bernomor LP-B/08/VII/ 2010/SPKT/NAD/RES ABDYA/SEK MANGGENG tanggal 15 Juni 2010 lalu dan menjadi buron atas surat bernomor DPO/02/VII/Polsek Manggeng tanggal 17 Juli 2010.

"Pembunuhan 2010 lalu itu dilaporkan oleh saksi berinisial ES (40), Sopir, warga Gampong Pinang, Kecamatan Susoh, Abdya. Korbannya yakni Khairul (45), Sopir, warga Gampong Kepala Bandar, Kecamatan Susoh, Abdya yang meninggal dunia," ujarnya Selasa (8/5/2018).

Kabid Humas menjelaskan, tersangka yang ditangkap adalah MM alias Simis (38), Swasta, warga Gampong Tengah, Kecamatan Manggeng, Abdya. MM diduga melakukan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, tepatnya di kawasan Terminal Mini Manggeng, Abdya, Kamis (15/7/2010) lalu.

"Pelaku memukul korban di bagian kepalanya menggunakan sebatang pipa besi. Dalam kasus ini, anggota mengamankan sebatang pipa besi sepanjang 90 sentimeter. Dari hasil visum terhadap korban, diketahui korban mengalami luka robek sepanjang 10 sentimeter di bagian depan kepala, tulang tengkorak kepala yang patah dan muntah darah," jelasnya.

Motif pelaku melakukan hal itu diduga karena ada permasalahan pribadi antara korban dengan adik pelaku yang berada di Medan, Sumatera Utara. Korban yang baru tiba dari Medan kala itu, dipukul pelaku sehingga tumbang bersimbah darah. Sementara pelaku langsung melarikan diri.

"Pelaku ditangkap atas informasi yang diperoleh masyarakat bahwa yang bersangkutan ada di rumah, saat itu juga petugas menjemputnya dan diamankan. Saat ini masih diamankan di Mapolres Abdya untuk dilakukan proses lebih lanjut," tambah Kombes Pol Misbahul Munauwar.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...