Polres Aceh Selatan Amankan Belasan Kubik Kayu Ilegal

Sat Reskrim Polres Aceh Selatan mengamankan belasan kubik kayu ilegal

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Sat Reskrim Polres Aceh Selatan mengamankan belasan kubik kayu ilegal di dua lokasi terpisah di Aceh Selatan. Kayu ini diamankan saat tim melakukan patroli yang dipimpin langsung Kapolres, AKBP Dedy Sadsono beberapa hari lalu.

Kapolres melalui Kasat Reskrim, Iptu M Isral mengatakan, belasan kubik kayu itu ditemukan di Gampong Teungoh dan Gampong Pasie, Kecamatan Kluet Selatan. Penangkapan dilakukan pada 21 April lalu pada siang hari.

"Saat dalam perjalanan, Kapolres dan tim melihat ada tumpukan kayu di pinggir jalan. Saat itu Kapolres perintahkan personel untuk mencari pemilik kayu itu," ujarnya saat dikonfirmasi Kamis (3/5/2018).

Dijelaskannya, pemilik kayu pun tidak berhasil ditemukan saat tim melakukan pencarian. Kapolres pun memerintahkan personelnya untuk membawa kayu tak bertuan itu ke Mapolres untuk dijadikan barang bukti.

"Sebanyak 98 batang kayu berbentuk kusen sepanjang dua meter," kata Iptu M Isral.

Sebelumnya, Rabu (18/4/2018) lalu, personel Resmob Sat Reskrim Polres Aceh Selatan yang dipimpin Kasat Reskrim melakulan patroli di kawasan Gampong Pasie Lembang, Kecamatan Kluet Selatan.

"Saat melintas, personel melihat ada dua orang yang sedang membongkar kayu dari dalam perahu di pinggir sungai gampong tersebut. Kita langsung perintahkan untuk menangkap keduanya, namun berhasil melarikan diri dengan berenang ke dalam sungai," jelasnya.

Setelah mencari kedua pelaku namun tak ditemukan, polisi pun mengangkut kayu yang dibongkar itu ke Mapolres sebagai barang bukti. Kayu yang diamankan sebanyak tiga kubik beserta satu unit perahu.

"Saat ini masih dilakukan pengembangan atas kasus temuan kayu yang diduga ilegal ini," tambah Kasat Reskrim.

*Tiga Warga Sumbar Diamankan Ambil Kayu di Gunung Bengkung

Sementara itu, tiga lelaki asal Sumatera Barat dia anak  polisi karena tertangkap tangan mengambil kayu jenis gaharu di kawasan Gunung Bengkung, tepatnya di Gampong Ie Alem, Kecamatan Trumon Timur, Aceh Selatan.

"Ketiganya yakni TF (56), AS (52) dan ED (37), warga Solok Ambang, Kecamatan Sijunjung, Sumatera Barat," kata M Isral.

Penangkapan itu berawal dari patroli yang dilakukan staf BKSDA di kawasan tersebut dan melihat ada tiga orang lelaki yang berjalan menuju pondok. Diketahui, ketiganya warga Sumatera Barat yang sedang mencari dan baru selesai menebang pohon alin (gaharu).

"Pihak BKSDA mengecek dan mengetahui bahwa kayu yang ditebang berada dalam kawasan hutan lindung. Saat dicek di pondok itu, ditemukan bukti kayu gaharu, ketiganya pun diserahkan ke Polsek Trumon Timur untuk diproses lebih lanjut," ungkapnya.

Saat dilakukan pemeriksaan, diketahui ketiga pelaku disuruh dan dimodali oleh JM, warga Gampong Alur Duamas, Kecamatan Kota Bahagia, Aceh Selatan.

"Tersangka diamankan bersama barang bukti sebongkah kayu gaharu, sekantong plastik kayu alin kering, 3 bilah parang, 5 bilah pisau kecil, sebilah pisau besar dan 14 buah jerat binatang yang terbuat dari tali kopling motor," tambahnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...