Ledakan Sumur Minyak Peureulak

Polres Aceh Timur Tetapkan 4 Tersangka

Sumur minyak di Peureulak terbakar/ist

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Sat Reskrim Polres Aceh Timur terusan menyelidiki kasus meledaknya sumur minyak mentah yang berada di Gampong Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur beberapa waktu lalu. Sementara, polisi menetapkan 4 tersangka yang terlibat dalam kasus tersebut.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro mengatakan, sebenarnya ada lima orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Akan tetapi seorang lainnya meninggal dunia dalam insiden yang menyebabkan puluhan korban jiwa maupun luka berat dan ringan tersebut.

"Keempat tersangka yakni B (51) selaku keuchik gampong setempat yang berperan memberikan izin kepada setiap penambang dengan upah Rp 5 ribu per drum. Ia dikenakan Pasal 52 jo Pasal 53 Ayat 1 UU Nomor 22 tentang Migas jo Pasal 359 KUHP Jo Pasal 55 KUHP," ujarnya saat dikonfirmasi Senin (30/4/2018).

Kapolres menjelaskan, tersangka berikutnya yakni F (34) selaku ketua pemuda gampong setempat yang berperan membantu keuchik dalam pendataan, pengumpulan dana dari para penambang ilegal. Tersangka F dikenakan Pasal Pasal 52 jo Pasal 53 ayat 1 UU Nomor 22 tentang Migas jo Pasal 359 KUHP Jo Pasal 55 KUHP.

"Ketiga yakni Z (39), warga gampong yang berperan sebagai penyandang dana (pemilik modal) dalam kegiatan pengeboran ilegal ini dan J (45), warga gampong yang berperan sebagai penyedia lahan dan menawarkan penambang ilegal untuk melakukan pengeboran dengan janji keuntungan penambangan dibagi kepada pemilik lahan," jelasnya.

Keempat tersangka ini, sambung Kapolres, diancam dengan hukuman 6 tahun penjara sesuai pasal yang disangkakan. Dalam penyelidikan, pihaknya dibantu oleh personel Dit Reskrimsus Polda Aceh serta Puslabfor Polda Sumatera Utara yang sejak beberapa waktu lalu sudah turun ke lokasi.

"Ini masih terus dikembangkan, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya dalam kasus ini. Kita mohon dukungan dan doa dari masyarakat agar segera dapat mengungkap kasus ini," kata AKBP Wahyu Kuncoro.

Selain tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. Pihaknya meminta dan mengimbau masyarakat agar tidak lagi melakukan kegiatan penambangan ilegal. "Selain berbahaya hal itu juga bertentangan dengan hukum," tambah Kapolres.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...