BkkbN Perkenalkan Program GenRe Kepada Siswa MAN 1 Aceh Besar

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM – Badan Kepedudukan Keluarga Berencana Nasional (BkkbN) melakukan sosialisasi Program GenRe Aksi Generasi Berencana (GenRe)  di Sekolah MAN 1 Aceh Besar, Rabu (25/4/18).

Dalam sosialisasi ini turut hadir Deputi Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga (KS-PK) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BkkbN), Dr.dr. M. Yani, M.Kes, PKK. Didampingi,Kabid KS-PK Perwakilan BkkbN Aceh, Ir Nurzikra Hayati.

Kegiatan yang mengangkat tema "Dengan GenRe Kita Wujudkan Remaja yang Dapat Mempraktekkan Pola Hidup Sehat dan Berakhlak untuk Mencapai Ketahanan Remaja", disambut baik Kepala Sekolah Arjuna M.Pd, dan OPD KB Aceh Besar, Drs. Zulkifli M.Pd, dan guru serta pelajar disekolah tersebut.

Deputi KS-PK BkkbN, Dr.dr. M. Yani, M.Kes, PKK dalam kunjungannya mengatakan, remaja adalah penerus bangsa dan merupakan generasi emas yang sedang dipersiapkan untuk menyambut bonus demografi pada Bonus Demografi diperkirakan akan didapatkan di sekitar tahun 2020-2035. Sebut dr. M. Yani, BkkbN saat ini terus menggalakkan program untuk pembinaaan generasi emas. Salah satu programnya yaitu melalui Program Generasi Berencana (GenRe).

"Remaja saat ini akan menjadi bagian dari generasi emas Indonesia, generasi yang pada Tahun 2045, saat Indonesia memasuki usia 100 tahun merdeka, akan berusia 35-54 tahun. Generasi ini akan berada pada usia produkstif sehingga bonus demografi bisa diraih jika remaja berkualitas dan berkarakter dipersiapkan dari sekarang," ujar  M. Yani

Ia mengatakan, generasi saat ini diharapkan menjadi generasi yang emas, melalui pembangunan karakter dalam pembangunan keluarga yang menggunakan pendekatan siklus kehidupan. Karena menurut M. Yani, membina remaja sama dengan investasi yang luar biasa penting.

"Remaja Indonesia dan Aceh khususnya, tidak boleh menjadi pemuda yang loyo, melempem. Remaja kita harus ceria, cerdas, berkarakter kuat, serta kreafit dan inovatif. Remaja kita harus menghidar dari yang pernihkahan usia anak, narkoba,  HIV dan AIDS," pesan Mantan Kaper BkkbN Aceh yang kini sudah menjabat sebagai Deputi KS-PK dan juga sebagai Plt. Deputi Advokasi, Penggerakan, dan Informasi (ADPIN) BkkbN Pusat.

Menurutnya, Bonus demografi adalah suatu bonus yang diberikan kepada suatu wilayah dimana usia produktif lebih banyak dibandingkan usia non produktif. Usia itu diukur dari usia 15-65 tahun.

"Caranya adalah bagaimana konsep keluarga kecil itu bisa dipahami dan diterapkan oleh masyarakat. Kita akan menuju ke arah sana, dan ini perlu dukungan pemerintah daerah, agar bonus demografi tidak lewat begitu saja atau malah menjadi petaka," ungkap M. Yani.

Penulis:Dedi
Rubrik:Umum

Komentar

Loading...