TNI dan BkkbN Beri Pelayanan KB kepada 60 Akseptor di Bener Meriah

Bener Meriah – TNI dan BkkbN bekerja sama  melakukan kegiatan bakti sosial KB-Kes dengan memberi pelayanan Keluarga Berencana (KB) kepada 60 Akseptor dan melakukan sunat massal serta juga pemeriksaan kesehatan Gratis untuk masyarakat pada acara TNI Manunggal KB Kesehatan semester I Tahun 2018 di Kabupaten Bener Meriah.

Acara yang digelar oleh TNI dan ODP Bener Meriah ini mengusung tema “Melalui kegiatan KB Kesehatan, Kita Wujudkan Sinergisitas Antara TNI, Pemerintah dan BkkbN dalam Usaha Peningkatan Kualitas Kesehatan Guna Meningkatkan Taraf Hidup Dan Kesejahteraan Masyarakat”  kegatan ini berlangsung di halaman SD Negeri 2 Lampahan, Kabupaten Bener Meriah, Kamis (26/4/18).

Kegiatan TNI Manunggal KB Kesehatan semester I Tahun 2018 ini dibuka langsung  oleh Bupati Bener Meriah, Ahmadi SE, serta turut dihadiri Dandim 0106/Aceh Tengah-Bener Meriah,  Letnan Kolonel Inf. Hendry Widodo, Ketua TPK PKK, Ketua Dharma Wanita, Ketua Pesib Kodim 0106/ Aceh Tengah-Bener Meriah, dan Kepala OPD KB, Halimah SST.

Bupati Bener Meriah, Ahmadi SE mengatakan, acara ini merupakan kegiatan yang bernilai positif bagi masyarakat dan telah rutin di lakukan dalam setiap tahun, yaitu TNI Manunggal KB-Kes. Selain itu, ini juga sebagai wujud peningkatan kerja sama antara TNI dengan jajaran pemerintah daerah serta masyarakat untuk menambah pemahaman dan kepedulian bersama terhadap keluarga yang sehat, bahagia, dan sejahtera.

“Ini sebagian kecil program pemerintah yang menyetuh masyarakat, semoga kegiatan bakti sosial KB-Kes ini bisa membantu meringankan masyarakat. Semoga kegiatan ini bisa terus kita lakukan setiap tahunnya dengan berbagai kegiatan bakti sosial lainnnya” ungkap Ahmadi

Sementara itu, Dandim 0106/Ateng-BM, Letkol Inf Hendry Widodo mengatakan, kegiatan TMKK hari ini merupakan kemanunggalan TNI dengan BkkbN yang tujuan utama wujud pembinaan teritorial dari Kodim Ateng-BM dalam rangka percepatan dan peningkatan pembangunan guna menuntaskan permasalahan kependudukan, dan meningkatka  kualitas sumber daya manusia  yang unggul dengan cara pengedalian laju jumlah penduduk.

"Jika jumlah penduduk yang besar bisa menjadi aset jika dibarengi dengan kualitas. Namun jika jumlah penduduk besar namun tidak memiliki kualitas sumber daya manusianya, bisa menjadi boomerang bagi kita," ujarnya.

Oleh kerena itu, kata dia, sinergitas antara TNI dengan BkkbN yang sudah berjalan begitu lama ini, diharapkan bisa meningkatkan derajat kesehatan masyarakat guna mendukung Program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). Untuk itu kata Dandim diperlukan upaya dan dukungan secara terus menerus dari semua unsur terkait.

"Penduduk adalah aset yang paling penting untuk menentukan maju mundurnya suatu bangsa, sehingga aspek kualitas dan kuantitas menjadi sangat berharga dalam perhatihannya oleh pemerintah. TNI mengambil peran untuk ikut mensosialisasikan serta membantu pemerintah guna mengendalikan laju pertumbuhan penduduk sehingga dapat seimbang dengan ketersedian panggan dan energi," ungkapnya.

Penulis:redaksi
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...