DPO Sejumlah Kasus Kriminal Ditembak Setelah Memperkosa

Dpo kasus kriminal

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM -  Sat Reskrim Polres Lhokseumawe akhirnya menangkap seorang pelaku sejumlah tindak kriminal yang selama ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan diketahui kerap beraksi di wilayah Lhokseumawe dan Aceh Utara.

Pelaku berinisial MU alias Arnold alias Dan (30), warga Gampong Alue Meudem, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara. Ia ditangkap di kawasan Gampong Paloh Punti, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, Selasa (17/4/2018) kemarin, sekira pukul 17.30 WIB.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim, AKP Budi Nasuha Waruwu mengatakan, penangkapan dilakukan Unit Resmob Sat Reskrim yang dipimpinnya langsung. MU alias Arnold diketahui kerap melakukan pencurian dengan kekerasan (curas), pemerkosaan dan lainnya.

"Tersangka juga merupakan resedivis dalam kasus kepemilikan senjata api ilegal yang sebelumnya telah divonis 5 tahun penjara," ujarnya saat dikonfirmasi Kamis (19/4/2018).

Dijelaskan, MU merupakan target utama polisi selama ini. Aksi kriminal yang dilakukan terakhir kali sebelum ditangkap yakni pencurian dengan pemberatan (curat) disertai pemerkosaan dan menyandera anak korban menggunakan sebilah pisau yang ditodong.

Hal ini, lanjutnya, diketahui saat korban berinisial NF (22), IRT, warga Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, bersama anaknya yang mengalami trauma berat pasca kejadian itu melapor ke Polres Lhokseumawe.

"Aksi bejat ini dilakukan tersangka Minggu (15/4/2018) dinihari lalu sekira pukul 00.15 WIB di rumah korban, yang mana korban bersama anaknya tengah tertidur lelap saat itu di ruang tamu," katanya.

NF terbangun karena melihat lampu kamar yang hidup dan berniat untuk mematikan lampu kamar itu. Saat dikamar, korban langsung ditarik dan diancam akan melukai anaknya jika korban berteriak. Korban pun menuruti perkataan pelaku.

"Korban ditarik ke tempat tidur dan diikat, mulutnya ditutup pakaian dan pelaku langsung memperkosa korban sebanyak tiga kali di depan anak korban yang masih berusia 4 tahun. Mirisnya, aksi bejat itu juga dipertontonkan di depan anak korban," ungkap Kasat Reskrim.

*Kronogis Penangkapan

Menerima laporan itu, personel Sat Reskrim Polres Lhokseumawe langsung menindaklanjuti dan bergerak mencari pelaku dan diketahui berada di sebuah gubuk yang digunakan sebagai tempat persembunyiannya. Saat dikepung, pelaku berusaha melarikan diri.

"Tersangka berusaha kabur dari belakang gubuk sambil memegang sebilah pisau. Saat dikejar, pelaku mengayunkan pisau itu ke arah petugas, sehingga diambil tindakan tembakan untuk melumpuhkan ke kakinya sesuai SOP," jelasnya.

Pelaku kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis dan diamankan ke Mapolres Lhoksumawe beserta barang bukti satu unit mobil minibus jenis  KIA Visto bernomor polisi BK 1697 BA, yang diduga merupakan hasil curian.

"Dari hasil introgasi, MU alias Arnold mengaku juga beraksi di wilayah Aceh Utara, salah satunya pencurian di rumah milik Hakim PN Lhokseumawe. Selain itu, juga ada pencurian mobil yang dua tersangka sebelumnya yakni YS dan GL sudah kita tangkap," katanya.

Kasus lainnya yang dilakukan berupa pembobolan rumah, pemerkosaan, Curanmor dan lainnya. Saat ini tersangka MU alias Arnold alias Dan masih diamankan di Mapolres Lhokseumawe guna dilakukan pengembangan lebih lanjut.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...