Polisi Tangkap Pemerkosa Anak Tiri di Aceh Utara, Korban Diancam Dimutilasi

Barang bukti pemerkosaan

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Seorang buruh berinisial DA (50) ditangkap Sat Reskrim Polres Lhokseumawe karena memperkosa anak tirinya yang masih berusia 13 tahun di kawasan kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara. Hal ini ditindaklanjuti berdasarkan laporan ibu korban.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim, AKP Budi Nasuha Waruwu mengatakan, laporan ini diterima pihaknya pada 5 April lalu dan pelaku akhirnya ditangkap di rumahnya.

"Saat diinterogasi, pelaku mengakui sudah melakukan perbuatan bejatnya itu kepada anak tirinya. Ini juga dibuktikan dari hasil visum yang sudah dilakukan," ujarnya saat dikonfirmasi Selasa (17/4/2018).

Dari pengakuan pelaku, dirinya melakukan hal itu karena nafsu. Perbuatan bejat itu pun dilakukan beberapa kali dua tahun lalu saat korban masih berusia 11 tahun, saat sang ibu yang tidak lain adalah istrinya sedang tidak berada di rumah.

"Barang bukti yang diamankan berupa beberapa helai pakaian dalam korban, baju, sarung dan hasil visum. DA dijerat Pasal 34 jo Pasal 47 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat," ungkap Kasat.

Mirisnya, pelaku pun mengancam korban akan dimutilasi jika perbuatan itu dilaporkan kepada siapa pun, termasuk kepada ibunya sendiri. Atas ancaman itulah, korban tidak mengadukan hal itu ke siapa pun dan memilih meminta tinggal di sebuah pesantren.

"Setelah beberapa waktu korban di pesantren, awal bulan lalu baru dia beranikan diri melaporkan hal itu kepada ibunya yang kemudian dilaporkan ke kita. Saat ini pelaku masih diamankan untuk proses lebih lanjut," tambahnya.

Penulis:hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...