Curi Emas, Dua Pria Ini Ditangkap Saat Akan Menjualnya

Ilustrasi

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM Sat Reskrim Polres Langsa menangkap dua pencuri emas yang beraksi di Gampong Benteng, Kecamatan Bireum Bayeun, Aceh Timur, Kamis (12/4/2018) kemarin.

Kapolres Langsa, AKBP Satya Yudha Prakasa melalui Kapolsek Bireum Bayeun, Ipda Riwal Maulidinata mengatakan, keduanya yakni US (38), warga Langsa dan HB (29), warga Aceh Tamiang.

"Keduanya ditangkap atas tindak pidana pencurian emas seberat 9,95 gram, satu unit telepon seluler, satu unit Notebook, selembar STNK motor serta sebuah tas sandang milik korban bernama Dewi Puspita (32)," ujarnya Jumat (13/4/2018).

Ia menjelaskan, peristiwa ini berawal saat korban bersama suaminya, Murdiono (32), pergi ke lokasi perlombaan pidato tingkat anak-anak di kawasan kecamatan setempat, Selasa (10/4/2018) malam, sekira pukul 20.00 WIB.

"Saat keduanya pergi, pintu rumah dalam keadaan terkunci. Namun suami korban pulang terlebih dahulu dan kaget melihat rumahnya sudah dalam kondisi berantakan," katanya.

Murdiono yang mengetahui hal itu langsung mengecek barang-barang berharga miliknya dan diketahui sebuah kalung emas seberat 9,95 gram, dua unit telepon seluler merek Nokia dan satu unit Notebook serta selembar STNK motor dan sebuah tas sandang mereka hilang digondol maling.

"Korban pun langsung melaporkan hal ini ke Mapolsek dan langsung kita tindak lanjuti. Kita berkoordinasi dengan penjual serta agen emas yang ada di Kota Langsa untuk dapat bekerja sama," jelasnya yang juga langsung turun tangan.

Rabu (11/4/2018) pagi sekira pukul 09.30 WIB, polisi memperoleh informasi dari salah satu penjual emas bahwa ada seorang lelaki yang hendak menjual kalung emas. Polisi yang kemudian berkoordinasi akhirnya menangkap US di sekitar pasar.

"Tersangka US mengaku, rekannya sedang menunggu hasil penjualan barang curian mereka ini, lalu kita ke lokasi yang ditunjuk dan menangkap rekannya yakni HB, di pinggir jalan," kata Kapolsek.

Saat diinterogasi, keduanya mengaku barang hasil curian lainnya berupa telepon seluler dan Notebook belum sempat dijual dan disembunyikan di bawah salah satu batang kelapa sawit.

"Setelah menunjuk lokasi, kita temukan barang bukti lainnya. Keduanya masih diamankan di Mapolsek untuk diproses lebih lanjut," tambah Ipda Riwal Maulidinata.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...