Di Aceh Selatan, Ada Oknum Minta Duit ke Paslon Mengatasnamakan Kapolres dan Kasat

Dok Polres Aceh Selatan/ist

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Tiga kabupaten di Aceh yakni Subulussalam, Aceh Selatan dan Pidie Jaya akan melaksanakan Pilkada serentak untuk memilih bupati atau wali kota dalam waktu dekat. Akan tetapi, di Aceh Selatan terjadi upaya penipuan terhadap para pasangan calon (paslon).

Hal ini dikatakan Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Sadsono melalui Kasat Reskrim, Iptu M Isral, Senin (9/4/2018). Kasat Reskrim mengatakan, upaya penipuan ini terjadi beberapa hari lalu.

"Upaya penipuan ini dilakukan dengan meminta sejumlah uang kepada para paslon melalui pesan singkat dengan mengatasnamakan Kapolres dan Kasat Reskrim," ujarnya saat dikonfirmasi.

Bahkan, tindak kriminal berbentuk penipuan dan pemerasan ini dilakukan ke hampir semua pasangan calon. Untungnya, para pasangan calon tak termakan tipu daya tersebut, sehingga tidak ada korban dan tidak ada kerugian materi yang dialami.

"Pesan singkat itu masuk ke hampir semua paslon, namun untungnya tidak ada korban. Para palson juga tidak membuat laporan khusus ke Mapolres, sehingga tidak ada penindakan khusus yang kita lakukan," kata Kasat Reskrim.

Ia menjelaskan, pelaku mengirim pesan singkat kepada para paslon untuk meminta bantuan tiket pesawat atau sejumlah uang yang disebutkan dengan nilai yang bervariasi, mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 5 juta lebih. Pelaku meminta uang itu dikirimkan ke rekening yang dicantumkan dalam pesan singkat yang dikirim.

"Jumlah yang diminta bervariasi mulai Rp 1 juta hingga Rp 5 juta lebih, pelaku minta dikirim ke rekening yang dicantumkan pada pesan singkat itu. Sudah kita cek nomor teleponnya itu berada di luar Aceh," ungkapnya.

Meski tak ada korban dan laporan khusus yang dibuat, pihaknya telah memberitahukan bahwa hal itu tidak benar. Polres Aceh Selatan juga mengimbau para paslon khususnya dan masyarakat umumnya, untuk tidak termakan dengan penipuan tersebut.

"Kita sudah beritahukan kepada para paslonnya bahwa hal itu tidak benar, kita juga imbau kepada paslon dan masyarakat agar tidak mudah percaya dengan hal yang begitu serta selalu waspada atas hal yang seperti ini," jelasnya.

Iptu M Isral menambahkan, masyarakat juga dapat melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat jika ada upaya-upaya penipuan atau lainnya yang terjadi, baik secara langsung atau pun tidak.

"Masyarakat diimbau agar lebih cerdas dan bijak dalam menanggapi sesuatunya, pastikan laporkan jika ada hal yang mencurigakan yang terjadi di wilayah masing-masing," tambahnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...