Ini Kata Lanal Sabang Terkait Penangkapan Kapal STS-50 Buronan Interpol

Satu unit kapal ikan berbendera Togo (Afrika) yang merupakan buronan interpol/IST

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Satu unit kapal ikan berbendera Togo (Afrika) yang merupakan buronan interpol ditangkap di perairan Sabang, Jumat (6/4/2018).

Danlanal Sabang, Kolonel Laut (P) Kicky Salvachdie mengatakan, kapal itu ditangkap oleh Kapal Angkatan Laut (KAL) Simeulue dibawah koordinasi TNI AL Lanal Sabang saat melintas di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia sebelah timur Pulau Ronda, Sabang.

"KAL Simeulue yang dipimpin Letda Eko Herianto menangkap kapal STS-50 di titik koordinat Lintang 5.41-56.21, Bujur 93.54-51.93 atau di Samudera Hindia paling barat Aceh," ujarnya saat dikonfirmasi Sabtu (7/4/2018).

Ia menjelaskan, kapal STS-50 ini tidak memiliki dokumen apapun dan dinahkodai oleh Matveev Alexander, warga Rusia serta anak buah kapal (ABK) yang berjumlah 30 orang.

Baca juga: Tim Gabungan Satgas 115 Tangkap Kapal Buronan Interpol di Perairan Sabang

"Sebanyak 20 ABK diantaranya Warga Indonesia dan 10 lainnya warga asing, Kapal ini tidak ada dokumen apapun, ABK-nya juga tidak punya paspor," katanya.

Kapal STS-50 berbendera Togo, 378 gross tonage (GT) ini juga terdaftar sebagai kapal tangkapan ikan dan diduga melakukan perdagangan manusia (Trafficking Human).

"Kapal STS-50 pernah ditangkap pihak otoritas Pemerintah Republik China pada 2017 dan Pemerintah Mozambik (Afrika) awal 2018 lalu, saat ini masih diamankan di Lanal Sabang," tambahnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...