Tipu Sejumlah Korban, Polisi Tangkap PNS Gadungan di Pidie

Iluatrasi

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Penipuan dan penggelepan dilakukan seorang ibu rumah tangga berinisial RY (44), warga warga Gampong Riwat Sekrui, Kecamatan Geulumpang Baro, Pidie, di beberapa lalu di sejumlah tempat berbeda.

Kasat Reskrim Polres Pidie, AKP Mahliadi mengatakan, pelaku ditangkap karena melakukan penipuan dan penggelapan terhadap sejumlah korban, yang mana dirinya mengaku sebagai PNS di jajaran Pemkab Pidie.

"Tersangka ditangkap di rumahnya, Selasa (3/4/2018) kemarin sekira pukul 19.00 WIB atas laporan para korbannya," ujar Kasat saat dikonfirmasi Jumat (6/4/2018).

Dijelaskan, modus yang dilakukan pelaku untuk menipu korbannya yakni dengan mengenakan seragam PNS berlogo Pemkab Pidie dan mengaku bertugas di salah satu instansi pemerintahan Pidie.

"Korban dijanjikan bantuan dana PKH (Program Keluarga Harapan), tetapi korbannya harus menyerahkan uang jaminan untuk menerima bantuan tersebut. Korban yang percaya dengan yang dikatakan pun lalu menyerahkan uang serta perhiasan sebagai jaminan," ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui RY sudah melakukan aksinya sejak 2017 lalu yang hingga kini sudah memakan korban sebanyak lima orang. Kelima korbannya yakni Saudah (62), Nuraini (70), Usmawati (60), Maneh (70) dan Ti Maryam (70) yang merupakan warga Pidie.

"Kelima korban sudah membuat laporan ke Mapolres Pidie dan atas laporan inilah kita berhasil menangkap pelaku," kata AKP Mahliadi.

Pelaku diketahui merupakan resedivis kasus yang sama pada 2010 lalu dan pernah dihukum 2,8 tahun penjara. Untuk kasus saat ini, pelaku menipu korbannya di sejumlah tempat berbeda seperti di depan Apotek Sehat, Gampong Tijue, Kecamatan Pidie, depan Masjid Al Fajar Sigli dan depan Bank BNI, Kecamatan Kota Sigli.

"Itu dilakukan pada Kamis (22/3/2018), Selasa (21/11/2018) dan Rabu (15/11/2017) lalu. Dia kenakan baju PNS untuk meyakinkan korbannya dan uang jaminan itu dikatakan untuk memudahkan pengurusan bantuan," katanya lagi.

Sejumlah barang bukti yang diamankan polisi berupa sepasang pakaian dinas PNS warna cokelat berlogo Pemkab Pidie, sebuah jilbab warna biru dongker, sebuah jilbab motif bunga, sebuah tas sandang warna krim, sebuah cincin seberat kurang lebih 2 mayam.

"Selain itu, diamankan sebuah helm, dua pasang sepatu, dua uni motor jenis Honda Scopy dan Vario, saat ini pelaku dan barang bukti masih diamankan untuk dilakukan pengembangan," tambahnya.

Seperti diketahui, Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program perlindungan sosial yang memberikan bantuan tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) dan bagi anggota keluarga RTS diwajibkan melaksanakan persyaratan dan ketentuan yang ditetapkan.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...