Tangkap Pengedar Sabu di Aceh Barat, Polisi Berikan Tembakan Peringatan

Barang bukti sabu dan uang tunai

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Penangkapan pengedar sabu dilakukan di Jalan Gajah Mada, tepatnya di kawasan Gampong Rundeng, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Sabtu (7/4/2018) pagi, sekira pukul 08.30 WIB.

Dua tersangka pun diamankan setelah polisi memberikan tembakan peringatan karena berusaha kabur, yakni ES (37), Pedagang, warga asal Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Bireuen dan MN (25), Mahasiswa, warga asal Kecamatan Sawang, Aceh Utara.

"Diperoleh barang bukti berupa sebungkus sabu seberat 38,05 gram, dua unit telepon seluler dan satu unit motor," ujar Direktur Dit Resnarkoba Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito saat dikonfirmasi.

Penangkapan dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa di lokasi tersebut akan terjadi transaksi sabu. Dari informasi itu, personel Sat Resnarkoba Polres Aceh Barat yang dipimpin Kasat, Iptu Bukhari langsung melakukan penyelidikan.

"Petugas menyamar di lokasi, mengetahui keduanya akan bertransaksi, tim kemudian berusaha menangkap keduanya, tetapi melarikan diri menggunakan motor," katanya.

Petugas yang sigap kemudian mengejar keduanya. Polisi pun mengeluarkan tembakan peringatan, namun tak diindahkan kedua tersangka. Setiba di lampu merah, keduanya pun dicegat polisi yang menggunakan mobil dan akhirnya ditangkap.

"Saat digeledah badan, ditemukan sebungkus sabu. Kedua tersangka dan barang bukti pun diamankan di Mapolres Aceh Barat guna dilakukan pengusutan lebih lanjut," tambah Kombes Pol Agus Sarjito.

*Di Lhokseumawe, Seorang Penyalahguna Sabu Ditangkap

Sementara, Sat Resnarkoba Polres Lhokseumawe juga mengamankan seorang laki-laki atas dugaan penyalahgunaan sabu. Ia ditangkap di Gampong Ulee Ceubrek, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, Jumat (6/4/2018) malam, sekira pukul 19.30 WIB.

"Tersangka yang ditangkap yakni ZK (40), Wiraswasta, warga setempat. Ditangkap atas informasi masyarakat yang mengatakan di lokasi itu yang bersangkutan kerap menjual sabu," ujar Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Misbahul Munauwar saat dikonfirmasi terpisah.

Saat di lokasi, polisi menangkap ZK san menemukan barang bukti berupa 7 paket sabu di dalam saku celana tersangka. Selain itu, ditemukan satu unit telepon seluler dan uang tunai senilai Rp 100 ribu.

"Yang bersangkutan masih diamankan bersama barang bukti untuk dilakukan  pengembangan," kata Kombes Pol Misbahul Munauwar.

*Polisi Juga Amankan Pengedar Saat Ngopi di Abdya

Sementara di Abdya, dua lelaki yang diduga sebagai pengedar dan pengguna sabu asal Blang Pidie juga diamankan polisi, yakni S (26) dan AM (22). Keduanya ditangkap saat sedang ngopi di kawasan tersebut, Jumat (6/4/2018) malam.

Kapolres Abdya, AKBP Andy Hermawan melalui Kasat Resnarkoba, Ipda Mahdian Siregar mengatakan, keduanya merupakan target operasi polisi sejak sebelumnya. Saat ditangkap, ditemukan barang bukti saat dilakukan penggeledahan badan.

"Sabu ditemukan di kantong celana kedua tersangka. Saat ini masih diamankan untuk dilakukan pengembangan. Keduanya dijerat Pasal 112 jo 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara," tambahnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...