Pembangunan Aceh Masih Tergantung APBA

Foto: Aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRA (Hafiz Erzansyah)

Banda Aceh - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golongan Karya (Golkar) Aceh, TM Nurlif menyatakan, tidak ada larangan bagi Gubernur Aceh Irwandi Yusuf untuk mempergubkan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) Tahun 2018.

“Jika Rancangan APBA 2018 bisa dibahas bersama dan disahkan dengan qanun tentu akan lebih baik, dari pada dipergubkan,”kata TM Nurlif kepada wartawan di Banda Aceh, Senin (29/01/2018).

Ia mengaku sudah menyampaikan sikap Partai kepada Fraksi Golkar di DPR Aceh. “Karena APBA merupakan salah satu instrument untuk mensejahtrakan masyarakat,”ungkapnya.

Untuk itu, Ia berharap seharusnya APBA tidak lagi terlambat disahkan. Sehingga pembagunan aceh tidak terhambat, apalagi masyarakat aceh masih tergantung sama APBA.

Selain itu, katanya, fraksi partai Golkar juga tidak pernah menghambat proses APBA, akan tetapi juga tidak mentolerir kalau ada proses diluar ketentuan perundang-undangan.

“Kami berharap seharusnya APBA tidak terlambat. APBA ideal selesai awal Desember, sehingga Januari sudah bisa dijalankan. Kami dari Fraksi Golkar, semua program yang sesuai aturan pasti akan dukung, dan Golkar tidak pernah menghambat,”ujarnya.

Untuk itu, Nurlif mendesak agar pembahasan dan pengesahan APBA 2018 bisa segera diselesaikan. Jika bisa diselesaikan dengan mekanisme yang ada maka tidak perlu Pergub.

“Pergub pun tidak dilarang, tapi kalau bisa jangan sampai Pergub. tapi kalau memang terpaksa pergub, itu pilihan terakhir, karena pembangunan tidak mungkin jalan kalau tidak ada APBA,”paparnya.

Seperti diketahui hingga akhir Januari 2018 ini, APBA 2018 belum ada kejelasan kapan akan dibahas dan disahkan. Senin (29/01/2018), Badan Anggaran (Banggar) DPR Aceh kembali melakukan pertemuan dengan Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA).(iql/ded)

Rubrik:Kota

Komentar

Loading...