Kemenkumham Aceh: Pemindahan Diam-diam Untuk Keamanan dan Ketertiban

PersonIl TNI Kodam IM dari satuan Reider bantu amankan kerusuhan Lapas Kelas II Banda Aceh

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Aceh, Edi Hardoyo mengatakan, pemindahan 58 orang narapidana LP Kelas II A Banda Aceh dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lapas.

"Karena dianggap rawan terhadap keamanan, maka mereka kita pindahkan secara diam-diam," ujarnya Jumat (26/1/2018).

Ia menjelaskan, puluhan napi yang dipindahkan yang ikut serta mendukung Gunawan CS melakukan aksi pengrusakan dan pembakaran di LP tersebut. Mereka merupakan napi kasus narkoba yang masa tahanannya berbeda-beda.

"Selama ini, dari awal pihak Kapalas Klas II A Banda Aceh mulai membenahi para penghuni lapas yang disinyalir banyak sekali melakukan pelanggaran. Bahkan, petugas LP tidak mampu menertibkan dan mencegahnya. Selama ini para napi sering keluar masuk tahanan, kejadian ini sudah berlangsung lama," jelas Edi.

Edi juga mengatakan, kerusuhan di LP itu juga disebabkan karena adanya oknum napi yang tidak senang atas pemindahan mereka. "Itu terjadi akibat petugas memperketat aturan, kepentingan napi terhambat, jadi mereka merasa tidak nyaman dengan aturan yang dibuat," ungkapnya.

Saat ini, situasi pasca kerusuhan di LP tersebut sudah kondusif. Sejumlah ruangan yang dirusak dan dibakar juga sudah diperbaiki. Meski demikian, pihaknya tidak melakukan redistribusi napi untuk sementara waktu.

"Biasanya, rutan maupun lapas yang kelebihan kapasitas seperti di Lhokseumawe dipindahkan ke LP yang belum over kapasitas. Dengan kejadian rusuh kemarin, kami tidak lakukan pemindahan napi ke LP Lambaro sampai menunggu betul-betul kondusif," tambahnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...