Gerai Kopi Aceh Hadir di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

AntaraGerai kopi Aceh di Bandara Soeta

JAKARTA -- PT Angkasa Pura II (Persero) (AP II) perusahaan operator bandara terus mendukung pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satunya memberi kesempatan para UMKM untuk membuka gerai di bandara yang dikelola AP II.

Direktur of Finance Angkasa Pura II Andra Y Agussalam mengatakan dukungan terhadap UMKM ini bertujuan untuk mengimbangi dominasi gerai makanan dan minuman asing yang terdapat di bandara-bandar AP II.

Dalam hal ini, AP II menghadirkan UMKM kopi lokal NA Coffee di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Kedai kopi yang dirintis anak-anak muda dari Aceh ini berada di bawah bimbingan DR Iskandarsyah Madjid dari Pembina UMKM Universitas Syiah Kuala Aceh.

"Kami mendatangkan khusus NA Coffee untuk dapat berwirausaha mengingat masih minimnya jumlah kedai kopi lokal yang ada di bandara," kata Andra dalam keterangannya, Jumat (19/1/2018).

Andra menuturkan, pembukaan kedai ini menjadi wujud persaingan sehat yang dilakukan pemuda-pemuda kreatif bangsa untuk bersaing dengan kedai kopi asing yang sudah ada lebih dulu.

"Kedai kopi menjadi pilihan usaha tepat mengingat makin menjamurnya usaha kopi lokal yang rasanya tak kalah dari kopi asing. Dan kami mendukung usaha anak bangsa untuk memperkenalkan Indonesia melalui cita rasa kopi yang berbeda dari masing-masing wilayah," tutur dia.

Sebagai pengelola 14 bandara di Indonesia, Angkasa Pura II akan terus mendatangkan kedai kopi lokal untuk membuka gerai di terminal bandara.

Seperti kedai kopi yang cukup fenomenal dan sudah berjalan hampir setahun di Bandara Internasional Kualanamu Deliserdang, yakni kedai kopi Kok Tong. Kedai kopi ini tak kalah penjualannya dengan kedai kopi asing yang sudah terkenal.

Komisaris Utama Angkasa Pura II Rhenald Kasali menuturkan bahwa langkah Angkasa Pura II ini merupakan cara efektif untuk mengangkat potensi lokal dan mengembangkan UMKM tanpa harus melakukan penyuluhan atau seminar usaha.

Disamping itu lanjut Rhenald, ini merupakan kepedulian AP II kepada UMKM.

"Saya diberikan arahan oleh Presiden Joko Widodo untuk memberikan ruang seluas-luasnya bagi para masyarakat dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan. Oleh karena  itu, kegiatan ini merupakan kepedulian kami untuk menjalankan arahan presiden," imbuh Rhenald. (kompas.com)

Sumber:Kompas.com
Rubrik:Ekonomi

Komentar

Loading...