Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga Terancam Hukuman Mati

Kabid Humas Kombes Pol Misbahul Munauwar SH didampingi Kapolresta Banda Aceh AKBP Trisno Riyanto SH, di Mapolresta Banda Aceh, Selasa (16/1).

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM -- Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku pembunuhan satu keluarga di Gampong Mulia Banda Aceh, hasil pemeriksaan motiv pelaku membunuh karena sakit hati sering dimarahi.

Akibat perbuatannya yang tega membantai tiga nyawa sekaligus, hukuman berat sudah menanti RW (22). Polisi menggunakan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, ancaman hukuman maksimal dengan pidana mati atau pidana seumur hidup, pelaku juga dikenakan pasal 365 kuhp tentang pencurian dengan kekerasan dan pasal tentang kekerasan terhadap anak di bawah umur.

"Pelaku dengan sadar melakukan perbuatannya, tanpa dibantu orang lain," terang Kabid Humas Polda Aceh Kabid Humas Kombes Pol Misbahul Munauwar SH didampingi Kapolresta Banda Aceh AKBP Trisno Riyanto SH, di Mapolresta Banda Aceh, Selasa (16/1).

Sebelumnya, tim gabungan Satreskrim Polresta Banda Aceh dan Jatanras Dit Reskrimum Polda Aceh bersama Polda Sumatera Utara berhasil menangkap tersangka yang diduga pelaku pembunuhan satu keluarga asal Medan di kawasan Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, beberapa waktu lalu.

Tersangka berinisial RW (22), warga Gampong Payah Seumantok, Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya, yang ditangkap Rabu (10/1/2017) sekira pukul 18.00 WIB di kawasan Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan tersangka, motif pelaku melakukan pembunuhan keji tersebut karena sakit hati terhadap korban yang selalu memarahinya, sehingga pelaku nekat membunuh ketiga korban asal Medan tersebut.

“Pelaku merupakan sopir usaha kelontong milik korban, karena sudah sering dimarahi, maka pelaku nekat membunuh korban karena sudah terlalu sakit hati dengan sikap korban yang selalu memarahi nya,” jelas Kabid Humas.

Penulis:gun
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...