Kanwil Kemenkumham: Banyak Petugas Yang Nakal dan Tak Tertib

IMG-20180108-WA0010

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM -- Kakanwil Kemenkumham Aceh, A Yuspahruddin mengatakan, banyak petugas LP yang nakal dan tidak tertib saat menjalankan tugasnya di LP Klas IIA Banda Aceh. Hal ini dikatakan saat konferensi pers di Kanwil Kemenkumham Aceh, Senin (8/1/2018).

"Selama ini banyak napi yang dibina sering keluar ilegal, mereka keluar berkat bantuan sipir LP. Ada juga sipir nakal yang mengeluarkan napi tanpa izin, saat kembali juga barang bawaan tidak diperiksa, sehingga mudah narkoba masuk ke LP," ujarnya.

Menurutnya, keluar masuknya napi secara ilegal ini sudah berlangsung lama. Pihaknya akan terus menertibkan petugas LP yang dinilai tidak bekerja sesuai prosedur yang berlaku, apa pun itu.

"Terkait adanya fasilitas kamar mewah, memang ada pembiaran dari petugas hingga napi bisa memasukkan barang mewah di dalam kamar. Kita akan beri sanksi sesuai aturan," tegasnya.

Dirinya menambahkan, pihaknya juga memerintahkan pimpinan LP untuk membuka seluruh sekat yang ditemukan di kamar para napi.

"Semua kamar yang disekat-sekat kita bongkar, sama halnya dengan fasilitas kamar mewah," tambah A Yuspahruddin.

Sementara itu, Kepala LP Klas IIA Banda Aceh, Endang Lintang mengatakan, sebanyak 50 orang narapidana LP Klas IIA Banda Aceh diperiksa polisi terkait pembakaran dan kerusuhan yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Saat ini polisi juga masih menyelidiki kerusuhan itu, apalagi pasca kerusuhan, kewenangan diambil alih kepolisian" ujarnya kepada wartawan.

Ia menjelaskan, pihaknya belum dapat menjawab saat ditanya terkait adanya napi yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Karena menurutnya, penetapan tersangka adalah wewenang pihak kepolisian.

"Itu wewenang polisi, kita tidak bisa ikut campur. Untuk 50 napi tersebut disediakan kamar khusus sehingga saat dijemput polisi untuk diperiksa tidak mengganggu para napi lain," katanya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...