MPTT-I Menghimbau agar Ulama dan Masyarakat Tidak Membaca Buku Abuya Jamaluddin Waly

Tgk Sayuti Abdurrahman memegang buku yang berjudul "Ajaran - Ajaran yang Menyimpang”. Buku ini dilarang baca.

ACEHPORTAL.COM -- Beredar dengan judul "Ajaran - Ajaran yang Menyimpang”  yang ditujukan kepada Majlis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTT-I).

“Kami dari MPTT-I telah membaca buku tersebut. Dalam buku itu, Abuya Jamaluddin Waly menuduh MPTT-I telah menyimpang, dengan sebab menyamakan Nabi Muhammad dengan Allah”.

Padahal MPTT-I hanya membenarkan penjelasan Syeh Abdul Karim Al Jilly, seorang Shufi besar yang sudah diakui oleh dunia Islam, yang salah dipahami oleh Abuya Jamaluddin Waly.

Dengan beredarnya buku tersebut telah terjadinya ketidakharmonisan antar umat bahkan sampai pada tindakan kriminal di beberapa tempat seperti wilayah Matang, Kabupaten Bireuen, Kafir-mengkafirkan yang ditujukan kepada para Ulama dan sebagian ummat Islam di Aceh yang mencintai ajaran kesufian.

“Kami berharap kiranya buku ini jangan lagi dimiliki oleh ulama dan masyarakat, agar tidak terjadi permusuhan yang berkepanjangan bagi umat Islam pada umumnya dan umat Islam di Aceh pada Khususnya”.

Note: Kitab Insan Kamil diakui kebenarannya oleh ulama-ulama besar, diantaranya oleh Syeh Abdussmad Al Falembani, Pengarang Kitab Siyarussalikin. (Siyarussalikin Juz 3 hal 182 ) pecinta Tauhid Tassauf Tgk. Sayuti Abdurrahman.

Komentar

Loading...