Mencuri di 25 Lokasi Berbeda, Dua Pemuda Ini Diringkus Polisi

Tersangka

Banda Aceh - ‎Personel Sat Reskrim Polresta Banda Aceh menangkap dua pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) di kawasan Gampong Ie Masen Kayee Adang, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Selasa (28/11/2017) kemarin, sekira pukul 13.00 WIB.

Keduanya yakni HZ (19), warga Gampong Pineung dan MFH (18), warga Gampong Ie Masen Kayee Adang, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh. Uniknya, tersangka masih berstatus mahasiswa dan pelajar di salah satu universitas dan sekolah di Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin melalui Kasat Reskrim, AKP M Taufiq mengatakan, keduanya diduga keras mencuri bersama-sama di sebuah kios ponsel yang berada di Jalan Tgk Chik Di Pineung, Gampong Pineung, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, pada Minggu (26/11/2017) lalu.

"‎Barang yang dicuri pelaku di kios tersebut yakni berupa satu unit telepon seluler merek Oppo A37 warna emas beserta kotak, carger dan cassing pelindung yang digunakan sendiri oleh tersangka HZ," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (30/11/2017) dinihari.

Selain itu, diamankan pula satu unit telepon seluler merek Sony Experia ZL2 warna putih yang digunakan sendiri oleh tersangka MFH dan satu unit telepon seluler merek Sony Experia Z3 C warna putih yang diduga juga digunakan sendiri oleh tersangka ARS, yang saat ini masih dalam pengejaran polisi.

"Barang bukti lainnya yang berhasil kita amankan yakni enam unit telepon seluler berbagai merek seperti Sony Experia, Samsung Galaxy dan Sharp," kata mantan Kapolsek Kuta Alam ini.

Saat diperiksa, keduanya mengaku juga pernah mencuri di 25 tempat berbeda lainnya di wilayah hukum Polresta Banda Aceh. Selain mencuri telepon seluler, tersangka kerap mencuri celengan di sejumlah masjid di kota Banda Aceh.

"Hasil dari mencuri celengan masjid ini bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah. Kasus ini masih dalam pengembangan kita, tersangka ARS juga masih dalam pencarian," tambah Kasat Reskri.

Saat ini, kedua tersangka dan barang bukti yang berhasil diperoleh masih diamankan di Mapolresta Banda Aceh, guna dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Penulis:hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...