Polisi Tangkap Pembobol Brangkas Emas Berlian dan 4 Penadah di Langsa

IMG_20171122_000559

Banda Aceh, acehportal.com - ‎Personel Unit Jatanras Sat Reskrim Polresta Banda Aceh bersama Opsnal Sat Reskrim Polres Langsa menangkap seorang tersangka pembobol brangkas dan empat orang penadah atau pembantu tindak kejahatan di sejumlah lokasi terpisah.

Kapolresta Banda Aceh, ‎Kombes Pol T Saladin melalui Kasat Reskrim, AKP M Taufiq mengatakan, tersangka‎ pencurian dengan pemberatan tersebut merupakan seorang kuli bangunan berinisial IB (24) yang ditangkap rumahnya, di Gampong Sukarejo, Kecamatan Langsa Timur, Langsa, Sabtu (18/11/2017) kemarin, sekira pukul 22.00 WIB.

"Setelah dikembangkan, kita mengamankan penadahnya di sebuah toko emas di kawasan Kota Kuala Simpang, Aceh Tamiang," ujarnya saat dikonfirmasi Selasa (21/11/2017) malam.

Keempat penadah tersebut yakni AA (36), Swasta, warga Kota Kuala Simpang, Aceh Tamiang, serta ‎TT (36), Pedagang, PD (45), Wiraswasta dan AZ (40), Buruh Harian Lepas, yang merupakan warga Gampong Teungoh, Kecamatan Langsa Kota, Langsa.

"Tersangka pembobol brangkas yakni IB mencuri bersama temannya berisinial YS yang saat ini masih dalam pencarian‎. Keduanya mencuri di Wisma Tsacita di Jalan Baburrahman (Goheng), Dusun Teratai, Gampong Lamteumen Timur, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh pada Minggu (5/11/2017) lalu, sekira pukul 01.00 WIB dinihari," jelasnya.

‎Barang bukti yang diamankan dari penangkapan tersebut yakni berupa barang berharga yang disimpan korban dalam sebuah brangkas, yakni satu set berlian, 2 buah kalung emas bertulisan Arab, ‎2 cincin emas, sebuah jam tangan, sepasang liontin, 2 set mutiara.

"Selain itu, juga uang tunai sejumlah Rp 5 juta. Atas pencurian tersebut, korban mengalami kerugian materi yang mencapai Rp 300 juta," kata mantan Kasat Reskrim Polres Langsa ini.

Kepada polisi, tersangka mengaku mencuri dengan cara masuk ke dalam wisma dengan merusak pintu wisma menggunakan linggis yang sebelumnya disiapkan dan kemudian pelaku langsung membawa sebuah brangkas yang berisikan barang berharga tersebut‎. Kemudian, tersangka membuka brangkas menggunakan gerinda dan kedua tersangka pun langsung mengambil barang berharga yang ada di dalamnya.

"‎Keduanya pun langsung pergi ke Langsa untuk melarikan diri sambil menjual barang hasil curiannya. Setiba di Langsa, pelaku menjual bermacam barang berharga tersebut kepada empat penadah yang kita amankan," ungkap AKP M Taufiq.

‎Kepada AA, pelaku menjual sebuah gelang emas dan sepasang liontin. Selanjutnya, sebuah cincin dan sebuah kalung dijual kepada TT. ‎Lalu, kepada PD pelaku menjual sebuah cincin emas dan kepada AZ pelaku menjual sebuah kalung bertulisan Arab. ‎Sementara barang bukti lainnya berupa satu set berlian, sebuah jam tangan dan 2 set mutiara dijual oleh YS (DPO) dan kini masih dalam pencarian.

‎"Barang bukti lain yang diamankan dari tersangka IB yakni sebuah linggis, sebuah gerinda, ‎sebuah brangkas rusak yang sudah dibongkar yang sempat dibuang ke sebuah tambak. Untuk barang bukti yang diambil dan dijual tersangka IB berhasil diamankan dari keempat penadah yang juga kita amankan," sambungnya.

‎Saat ini, pelaku beserta para penadah dan seluruh barang bukti diamankan di Mapolresta Banda Aceh guna dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut. ‎Kasus ini, lanjutnya, diungkap berdasarkan laporan kepolisian bernomor LP.B/611/XI/2017/SPKT tertanggal 5 November 2017 tentang Tindak Pidana Pencurian.

"Tersangka pencurian dikenakan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian Dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan para penadah dikenakan Pasal 480 KUHP tentang Penadahan dengan an‎caman hukuman 4 tahun penjara. Untuk YS masih kita buru hingga saat ini," tambah Kasat Reskrim.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...